PLN siagakan lebih 2.000 personel

PLN siagakan lebih 2.000 personel

Petugas melakukan persiapan tugas menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. (ANTARA/HO PLN Disjaya)

Jakarta (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) menyiagakan 2.337 personel untuk menjaga pasokan listrik menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

PLN telah membentuk 34 posko siaga yang berjaga mulai 18 Desember 2019 sampai dengan 8 Januari 2020, kata General Manager PLN UID Jaya, Ikhsan Asaad di Jakarta, Minggu.

Sebanyak 2.337 personel disiagakan mengamankan pasokan listrik di ibu kota dengan titik konsentrasi yaitu gereja, tempat perayaan malam pergantian tahun dan kantor polisi. Selain itu rumah sakit, pusat perbelanjaan, tempat wisata, transportasi publik dan pusat keramaian lainnya.

Beban listrik di Jakarta saat Natal dan tahun baru turun dari biasanya karena banyak sektor bisnis dan industri yang libur.

Beban puncak yang pernah dicapai DKI 5.260 MW dan daya mampu pasokan listrik Jakarta, yaitu 11.795 MW dari 7 subsistem. "Jadi pasokan listrik di Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi cukup," kata dia.

Baca juga: PLN gelar "Year End Vaganza" dukung bisnis dan industri di Jakarta

 PLN juga meniadakan jadwal pemeliharaan jaringan yang menyebabkan listrik padam selama masa siaga. Pemeliharaan dan inspeksi sudah dilakukan sebelum masa siaga diberlakukan.

Perkiraan beban puncak saat Natal pada siang, yaitu 3.283 Mega Watt (MW) dan malam hari 3.501 MW. Sedangkan saat tahun baru perkiraan beban puncak pemakaian listrik, yaitu 3.106 MW saat siang dan 3.356 MW saat malam hari.

Dalam siaga Natal dan tahun baru, petugas PLN juga dilengkapi dengan perlengkapan seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) 41 unit sebesar 7.070 kilo Volt Ampere (kVA), 23 Unit Gradu Bergerak (UGB) sebesar 17.080 kVA, 15 Unit Trafo Bergerak (UTB) sebesar 1.745 kVA, 7 Unit Kabel Bergerak (UKB) sepanjang 2.600 meter, 7 unit mobil crane dan 7 unit mobil deteksi.

"Kami sudah menyiapkan skenario teknis dalam siaga ini. Secara personel, peralatan dan sistem kelistrikan juga siap untuk mengamankan pasokan listrik Natal dan tahun baru," kata Ikhsan.

Kejadian "force majeure" bisa saja terjadi misalnya karena bencana alam. Namun PLN tetap berupaya optimal untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan saat Natal dan Tahun Baru 2020.

Apel Siaga kelistrikan Natal dan Tahun Baru juga sudah dilaksanakan serentak oleh unit PLN se-Jakarta Raya pada 20 Desember 2019 dengan agenda cek kesiapan personel dan peralatan siaga.
Baca juga: PLN Disjaya telah minimalkan terjadinya padam total

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sudah 51% gardu listrik di Jakarta yang diaktifkan PLN

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar