Airnav tingkatkan Infrastruktur navigasi penerbangan di Ibu Kota baru

Airnav tingkatkan Infrastruktur navigasi penerbangan di Ibu Kota baru

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto (ANTARA/ Juwita Trisna Rahayu)

terdapat tiga bandara berdekatan yang mendukung pengoperasian penerbangan di Ibu Kota baru, yakni Bandara Samarinda Baru APT Pranoto, Bandara Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Syamsudinoor Banjarmasin.
Bandung (ANTARA) - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia meningkatkan Infrastruktur navigasi di Ibu Kota baru, Kalimantan Timur.

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto dalam Workshop Airnav di Bandung, Jawa Barat, Jumat, menyebutkan terdapat tiga bandara berdekatan yang mendukung pengoperasian penerbangan di Ibu Kota baru, yakni Bandara Samarinda Baru APT Pranoto, Bandara Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Syamsudinoor Banjarmasin.

“Ibu Kota Negara, juga program strategis kamipada 2020, ada tiga bandara yang dekat Ibu Kota, yaitu Balikpapan, Samarinda dan Banjarmasin,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan memasang sistem pendaratan dengan menggunakan instrumen (instrumen landing system) di Bandara Samarindam karena pergerakan lalu lintas penerbangan di Ibu Kota akan sangat padat, sehingga dibutuhkan fasilitas yang memadai.

“Kami tentu saja sesuaikan rencana pemerintah, sebagai penyelenggara layanan navigasi kami lakukan yang maksimal. Di Samarinda, baru kami ingin pasang ‘instrument landing system’, sehingga pendaratan lebih presisi dan terlayani dengan baik,” katanya.

Baca juga: Yogyakarta bakal jadi pusat navigasi jalur Selatan Jawa, ini alasannya

Di samping itu, Novie mengatakan konsep Ibu Kota Negara adalah smart city di mana akan dibangun bandara VIP untuk tamu-tamu negara.

“Bandara VIP harus memenuhi persyaratan standar keselamatan yang sangat baik, pendaratan presisi, komunikasi bagus dan tower memenuhi syarat,” katanya.

Novie mengatakan pihaknya juga akan mengembangkan untuk pengaturan lalu lintas drone di Ibu Kota Baru.

“Airnav akan terlibat aktif dalam pengembangan smart airport, smart city ada drone operation menjadi konsep kita fully support automacy,” katanya.

Selain itu, Airnav Indonesia juga meningkatkan layanan navigasi di lima destinasi super prioritas, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Untuk 2019 kami fully support program-program pemerintah, seperti lima destinasi Bali baru, Borobudur, Mandalika, Toba, Labuan Bajo dan Manado,” katanya.
Baca juga: Airnav tingkatkan layanan di lima destinasi wisata super prioritas

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menjaga tradisi tanpa melanggar aturan penerbangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar