Kilas Balik 2019

Menakar kesuksesan 19 transfer terheboh sepanjang tahun - (Bagian I)

Oleh Gilang Galiartha

Menakar kesuksesan 19 transfer terheboh sepanjang tahun - (Bagian I)

Christian Pulisic yang dibeli Chelsea dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim dingin 2019 dan mendarat di London enam bulan kemudian. (ANTARA/REUTERS/John Sibley)

Jakarta (ANTARA) - Rumor perpindahan pemain selalu menjadi aktivitas luar lapangan yang paling menarik dari dunia sepak bola dan tahun 2019 diwarnai banyaknya kesepakatan yang cukup mencuri perhatian.

Tentu saja dari semua yang terheboh adalah rajukan Neymar yang ingin pulang dari Paris Saint-Germain ke Barcelona, tetapi hingga 2019 tinggal bersisa hitungan hari, legiun Brazil itu belum bisa mewujudkan keinginannya.

Neymar mungkin harus menunggu bursa transfer musim dingin 2020 atau enam bulan kemudian agar egonya terpuaskan, tetapi dunia sepak bola masih diwarnai berbagai kesepakatan transfer yang cukup menimbulkan kehebohan.

Baca juga: Barcelona lanjutkan berburu Neymar musim panas tahun depan

Hanya saja, kehebohan kesepakatan transfer pemain tidak selalu berbanding lurus dengan ketepatan langkah itu untuk menjadi kesuksesan bagi si pemain sendiri maupun klub yang ditujunya.

Enam bulan seharusnya waktu yang cukup untuk menjadi dasar penghakiman kesuksesan sebuah langkah transfer.

Berikut adalah ulasan singkat 10 dari 19 transfer terheboh menurut ANTARA beserta takaran kesuksesannya (diurutkan berdasar kronologi kesepakatan):

1. Christian Pulisic (Chelsea)

Kesepakatan Chelsea membeli Pulisic dari Borussia Dortmund pada 2 Januari menjadi berita transfer terheboh kala itu, tapi pemuda Amerika Serikat itu baru hijrah ke London enam bulan kemudian.

Pembelian Pulisic dinilai sebagai persiapan Chelsea yang kala itu sudah yakin akan kehilangan Eden Hazard pada musim panas.

Baca juga: Frank Lampard desak Pulisic perjuangkan tempatnya di Chelsea

Pulisic datang sebagai pemain Amerika termahal sepanjang sejarah berbanderol 73 juta dolar AS, dan pada 26 Oktober, Pulisic mencetak sebuah trigol sempurna menggunakan kaki kanan, kiri dan kepalanya kala Chelsea mengalahkan Burnley.

Setelah sempat kesulitan beradaptasi, Pulisic cukup menjanjikan penampilan yang sepadan dengan harganya, mencetak enam gol dalam 22 penampilan di semua kompetisi bersama Chelsea dan menjadi salah satu andalan dalam gelombang regenerasi The Blues yang digalakkan Frank Lampard.

2. Gabriel Barbosa (Flamengo)

Barbosa pulang ke Brazil lagi dengan status gagal di Eropa sejak dibeli Inter Milan pada 2016.

Kegagalan itu disulap Barbosa menjadi kesuksesan luar biasa. Sejak datang sebagai pemain pinjaman ke Flamengo pada 11 Januari, Barbosa membantu Flamengo menjuarai Campeonato Brasileiro Serie A, Campeonato Carioca dan Copa Libertadores.

Copa Libertadores jadi panggung utama kegemilangan Barbosa, yang mencetak dua gol di menit-menit akhir partai final untuk membawa Flamengo bangkit menaklukkan River Plate 2-1.

Baca juga: Flamengo berpeluang lanjutkan hegemoni di Brazil, tapi...

Selama berada di Flamengo, Barbosa mengemas 43 gol dalam 59 penampilan di semua kompetisi, menahbiskan panggilan baru untuknya Gabigol.

Kontrak pinjaman Barbosa habis akhir tahun ini, ia dihadapkan pada pilihan tetap di zona nyaman atau pulang ke Inter kembali menantang Eropa.

Selanjutnya: De Jong & Tielemans

Oleh Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kilas Balik 2019 - Desember: Dari prestasi Indonesia di SEA Games 2019 hingga peresmian tol pertama Kalimantan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar