Jackline Rossy berpisah dengan Cokelat, siapa penggantinya?

Jackline Rossy berpisah dengan Cokelat, siapa penggantinya?

Formasi terkini band Cokelat (ANTARA/HO/Tito Rikardo)

Jakarta (ANTARA) - Jackline "J" Rossy secara resmi tak lagi menjadi vokalis grup band Cokelat terhitung sejak awal Januari 2020.

Saat ini, untuk kebutuhan panggung band beraliran rock alternatif itu diperkuat formasi Ronny, Edwin, Axel Andaviar dan Aiu Ratna sebagai vokalis yang sebelumnya tergabung di band Garasi.

Jackline menyatakan pengunduran dirinya setelah memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan pada November 2019 lalu, dan berkonsentrasi pada program kehamilan.

“Cokelat dan J berpisah dengan ‘manis’. Ia harus menjalani kehidupan berkeluarganya, dan Cokelat harus terus berjalan di dunia musik,” tutur Edwin Marshal Sjarif, gitaris Cokelat dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa.

Kondisi fisik serta sisi psikologis membuat Jackline harus menyisihkan kesibukannya di Cokelat dan memilih fokus pada kehidupan pribadinya.

Bersama Cokelat, Jackline melahirkan beberapa album seperti “#Like!” (2016) yang dirilis secara independen, plus enam single berjudul “Dikhianati”, “Cinta Matiku”, “Garuda”, “Peralihan Hati”, dan “Anak Garuda” (Pro M) yang merupakan lagu tema untuk film berjudul sama, produksi Butterfly Pictures.
 
Vokalis Band Cokelat Jackline Rossy saat sesi latihan di Jakarta Selatan. (ANTARA/Alviansyah)


Baca juga: Cerita kebangkitan Cokelat, album #LIKE! dan konsistensi konsep rock

Baca juga: Cokelat pilih bikin lagu baru ketimbang daur ulang "Tembang Kenangan"


“Tahun 2011 banyak terjadi perubahan di industri musik Tanah Air. Seperti RBT (ring back tone) dibenahi, era jualan fisik juga mengalami pergeseran retail. Industri dan pelakunya terkena dampaknya," kata Ronny, pemain bass Cokelat.

"Band kehilangan personel, musisi ganti profesi. Tapi di era itu juga, Cokelat menemukan seorang sosok hebat. Jackline Rossy," tambah Ronny.

Baca juga: Axel Cokelat menyesal pernah bikin tato nama pacar

Baca juga: Musik rock sudah mati atau stagnasi?

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mengenang potret Indonesia di Kilas Balik ANTARA

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar