Ular kobra panjang 5 meter ditangkap di rumah warga Nunukan

Ular kobra panjang 5 meter ditangkap di rumah warga Nunukan

Ilustrasi - Petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kotim menangkap ular besar yang masuk rumah warga di Perumahan Arjuno 1 Jalan Tjilik Riwut, Senin (23/12/2019). ANTARA/HO-Dinas Damkar dan Penyelamatan Kotim

Nunukan (ANTARA) - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menangkap seekor ular kobra dengan panjang sekitar lima meter di rumah seorang warga pada Kamis (16/1) dini hari sekira pukul 00.05 wita.

Lokasi penemuan ular kobra ini di rumah Jumariah Jalan Anasta Wijaya RT 01 Kelurahan Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan dengan berat mencapai 15 kilogram berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran.

Kepala Seksi Bantuan Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Damkar Nunukan, Arista Pratama di Nunukan, Jumat, membenarkan telah menangkap seekor ular jenis kobra di rumah warga malam kemarin.

Ular yang ditangkap di dalam rumah warga tersebut setelah mendapatkan laporan dari pemilik rumah kepada regu REscue Brama shift B yang sedang bertugas malam itu. Setelah itu langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Baca juga: Warga Bendungan Hilir temukan anak ular kobra dari balik pohon tumbang

Baca juga: Komunitas : Rutin bersihkan rumah dapat minimalisir masuknya ular

Baca juga: Ular Sanca tiga meter muncul di Kedaung Kaliangke


Pada saat akan dievakuasi, kata Arista, posisi ular kobra ini telah memakan seekor biawak sehingga sulit bergerak liar melakukan perlawanan, makanya sangat mudah untuk ditangkap.

Usai ditangkap dan diamankan dalam karung, ular tersebut dilepaskan lagi ke habitatnya di Jalan Persemaian tak jauh dari lokasi kejadian.

Sehubungan dengan penangkapan ular kobra ini, Kepala Dinas Damkar Nunukan, Rahmaji Sutikno mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati karena saat ini banyak binatang berbisa yang bermunculan.

"Pada musim penghujan ini banyak binatang berbisa yang bermunculan maka warga harus lebih berhati-hati. Mengingat pada musim penghujan ini binatang cenderung keluar dari sarangnya akibat pengaruh perubahan cuaca yang dingin," ujar Rahmaji.

Selain itu, dia juga mengajak warga untuk rutin mengecek kebersihan lingkungannya khususnya pada tempat-tempat penyimpanan barang-barang dalam rumahnya yang jarang terpakai seperti tumpukan koran, buku-buku atau lain-lainnya.

Ia juga menyarankan kepada warga, apabila menemukan ular agar tidak dibunuh tetapi lebih baik diusir kecuali tidak ada jalan lain baru dibunuh.

Jika tidak mampu melakukan pengusiran maka sebaiknya melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.*

Baca juga: Belasan anak kobra muncul di permukiman warga Cipinang Melayu

Baca juga: Ular kobra 1,5 meter masuk ke kamar tidur warga di Sampit

Baca juga: Damkar evakuasi sembilan kobra di Ciracas

 

Pewarta: Rusman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar