Wiranto: Wantimpres "jemput bola" pahami aspirasi

Wiranto: Wantimpres "jemput bola" pahami aspirasi

Ketua Wantimpres Wiranto usai bertemu Presiden Joko Widodo di halaman Istana Negara, Jakarta pada Rabu (22/1/2020). (Bayu Prasetyo)

Kami melakukan satu hubungan yang lebih erat dengan berbagai kalangan, untuk menjemput informasi, untuk mendapatkan satu perkembangan-perkembangan yang mutakhir, terkini yang datang dari masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto menjelaskan institusinya akan "menjemput bola" untuk memahami aspirasi masyarakat terhadap suatu persoalan.

"Kami melakukan satu hubungan yang lebih erat dengan berbagai kalangan, untuk menjemput informasi, untuk mendapatkan satu perkembangan-perkembangan yang mutakhir, terkini yang datang dari masyarakat," kata Wiranto di halaman Istana Negara, Jakarta pada Rabu.

Menurut dia, Wantimpres akan memberikan usulan dan pertimbangan kepada Presiden dengan memadukan usulan terbaik yang dikumpulkan dari masyarakat langsung.

Baca juga: Wantimpres tidak ingin beri nasihat duplikasi

Sejumlah pihak yang disebutkan akan didatangi Wantimpres antara lain lembaga pendidikan, lembaga kajian, media, hingga elemen masyarakat seperti serikat buruh.

"Kami akan terus berusaha untuk mencari informasi terhadap masalah-masalah aktual, terkini, dimana di sana terjadi satu sumbatan birokrasi masalah-masalah lainnya yang menghambat ada program2 tidak terealisasi," tutur Wiranto menjelaskan.

Wantimpres telah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan itu salah satunya membahas kinerja Wantimpres setelah dilantik.

Baca juga: Wantimpres meminta masukan para akademisi UGM

Wiranto menambahkan Wantimpres tidak ingin memberikan usulan dan pertimbangan kepada Presiden yang telah diberikan oleh kementerian atau lembaga lain sehingga tidak duplikasi maupun tumpang tindih dengan instrumen lain pemerintahan.

Baca juga: Wantimpres akan selaraskan nasihat dengan program pemerintahan

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Belum Lapor LHKPN, Wiranto: Wantimpres punya waktu 3 bulan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar