IHSG akhiri pekan di zona merah

IHSG akhiri pekan di zona merah

Karyawan memfoto layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

melambatnya pertumbuhan ekonomi global turut membayangi pertumbuhan indeks, ditambah lagi dengan dinamika politik dan keamanan yang terjadi di kawasan Timur Tengah
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri pekan di zona merah di tengah naiknya bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup melemah 15,76 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.249,21. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,75 poin atau 0,37 persen menjadi 1.024,59.

"Minimnya data makroekonomi global maupun domestik yang memberikan positive high market impact terhadap pasar. Di sisi lain, melambatnya pertumbuhan ekonomi global turut membayangi pertumbuhan indeks, ditambah lagi dengan dinamika politik dan keamanan yang terjadi di kawasan Timur Tengah saat ini. Kemudian ada isu Brexit dan diperparah dengan mewabahnya virus Corona, turut memberikan sentimen negatif bagi IHSG khususnya," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Jumat.

Baca juga: IHSG diprediksi bergerak variatif pada Jumat, dibayangi politik di AS

Dibuka melemah, IHSG bergerak variatif sebelum akhirnya mendarat di zona merah saat penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, empat sektor meningkat dimana sektor industri dasar naik paling tinggi yaitu 0,63 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor infrastruktur masing-masing 0,24 persen dan 0,21 persen

Sementara itu, enam sektor lainnya terkoreksi dimana sektor pertanian dan sektor aneka industri turun paling dalam masing-masing minus 1,16 persen, diikuti sektor konsumer dan sektor perdagangan masing-masing minus 0,76 persen dan minus 0,55 persen.

Baca juga: IHSG Kamis sore lanjut menguat, pasca-Bank Indonesia tahan suku bunga

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp125,2 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 355.589 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 6,28 miliar lembar saham senilai Rp6,34 triliun. Sebanyak 160 saham naik, 232 saham menurun, dan 148 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 31,8 poin atau 0,13 persen ke 23.827,2, indeks Hang Seng menguat 40,5 poin atau 0,15 persen ke 27.949,6, dan Indeks Straits Times menguat 5,46 poin atau 0,17 persen ke posisi 3.240,02.

Baca juga: IHSG diprediksi melemah dipicu sentimen eksternal
Baca juga: IHSG menguat tipis, investor menunggu kebijakan BI soal suku bunga

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar