Wapres Ma'ruf: Kerukunan umat beragama adalah kunci

Wapres Ma'ruf: Kerukunan umat beragama adalah kunci

Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Daerah Yogyakarta dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Yogyakarta di Istana Presiden Yogyakarta, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/HO/Asdep Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Setwapres)

Kerukunan umat beragama adalah kunci, kalau ini terganggu maka kerukunan nasional akan terganggu
Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia karena itu menjadi kunci persatuan dan kesatuan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

"Kerukunan umat beragama adalah kunci, kalau ini terganggu maka kerukunan nasional akan terganggu," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangan resmi dari Sekretariat Wapres yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat.

Sebagai negara yang heterogen, terdiri atas berbagai suku, agama, ras dan etnis; persatuan antarmasyarakat harus terjalin dengan mengedepankan dialog dan kesepakatan lahir yaitu Pancasila.

Wapres menegaskan konflik antarmasyarakat bisa terjadi apabila tidak ada komunikasi yang baik antarpemuka agama dan juga di antara masyarakat.

Baca juga: Wapres Ma'ruf Shalat Jumat di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

"Sesungguhnya ketidakdamaian itu karena tidak ada dialog, atau sesudah dialog tidak terdapat kesepakatan," kata Wapres saat melakukan pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Yogyakarta di Istana Presiden Yogyakarta, Jumat.

Oleh karena itu, Wapres meminta forum kerukunan seperti FKUB dapat berperan dalam menjaga solidaritas dan persatuan masyarakat, khususnya di daerah.

"Forum ini justru memberikan stimulan agar kita terus menjaga kerukunan; maka itu kita membangun FKUB provinsi maupun kabupaten-kota," tambahnya.

Wapres Ma'ruf juga berharap dengan adanya toleransi antarumat beragama, Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara lain yang sedang dilanda konflik horizontal.

"Kita ingin Indonesia menjadi model bagaimana menjaga kedamaian, solidaritas dan demokrasi di dunia ini," ujarnya.

Baca juga: Wapres berharap Forum Eurasia CDI jadi jembatan perdamaian dunia

Wapres Ma'ruf Amin melakukan rangkaian kunjungan kerja di Yogyakarta sejak Kamis malam (23/1). Pada Jumat pagi, Wapres melakukan kegiatan olahraga di kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta dan menanam bibit pohon durian jenis musang king.

Selanjutnya, Jumat siang, Wapres menghadiri acara pertemuan pimpinan partai politik dunia Centrist Democrat International (CDI) di Gotel Grand Hyatt Yogyakarta. Wapres Ma'ruf Amin dan rombongan lalu melakukan ibadah Shalat Jumat di Masjid Gedhe Kauman.

Dalam mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Yogyakarta, Wapres Ma'ruf meninjau bandara baru Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Wapres tiba kembali di Jakarta pada Jumat sore, untuk selanjutnya menghadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura 2019-2024 di Jakarta Convention Center.

Baca juga: Wapres: Solusi militer tak sepenuhnya mampu atasi konflik

Baca juga: Wapres harapkan Bandara Internasional Yogyakarta dongkrak wisatawan


Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wapres sebut Empat Pilar Kebangsaan adalah kesepakatan nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar