Liga 1 Indonesia

Eduardo tangani PSS dengan 'ramuan' pengalaman sebagai pelatih kiper

Eduardo tangani PSS dengan 'ramuan' pengalaman sebagai pelatih kiper

Pelatih PSS Eduardo Perez menemui pewarta usai memimpin timnya berlatih di Lapangan B Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (4/2/2020). Latihan itu menjadi persiapan PSS menuju Liga 1 Indonesia 2020. ANTARA/Michael Siahaan

Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSS Sleman Eduardo Perez mengatakan, dirinya menangani skuat berjuluk Super Elang Jawa dengan ‘ramuan’ pengalaman sebagai pelatih kiper di berbagai klub Eropa dan Asia.

“Saya mempunyai pengalaman dan akan menggunakan itu untuk mengembangkan PSS,” ujar Eduardo di Jakarta, Selasa.

Memang, bagi pria asal Spanyol tersebut, karier di PSS merupakan pengalaman pertamanya sebagai pelatih kepala.

Namun, di dunia kepelatihan, Eduardo bukanlah sosok baru. Kariernya di pinggir lapangan dimulai pada tahun 2011, di mana dia menjadi pelatih penjaga gawang dan analis di klub Spanyol Girona, yang kala itu bermain di divisi kedua Liga Spanyol.

Dua tahun di Girona, pria berusia 43 tahun itu hijrah ke Uni Emirat Arab. Masih menjadi pelatih kiper, dia sempat bekerja di dua tim yaitu Al Jazira dan Al Dhafra.

Dari sana, pada tahun 2016, Eduardo terbang ke Siprus untuk bergabung dengan klub Apoel FC, lagi-lagi sebagai pelatih kiper.

Baca juga: Eduardo Perez tidak khawatirkan adaptasi pemain baru PSS

Setahun berikutnya, Eduardo Perez muncul di Indonesia. Dia mengemban tugas sebagai sebagai asisten pelatih sekaligus pelatih penjaga gawang tim nasional U-23 dan senior Indonesia yang kala itu ditangani juru taktik asal Spanyol Luis Milla.

Pada tahun 2018, Eduardo pindah ke klub Al Sadd di Qatar. Di klub tersebut, dia menjadi pelatih kiper dan membantu klub yang juga diperkuat mantan gelandang Barcelona Xavi Hernandez itu menjadi juara Liga Qatar 2018-2019.

Karier Eduardo lalu berlanjut ke klub Liga 1 Indonesia Persija Jakarta, di mana dia dipercaya menjadi asisten pelatih tim dengan pelatih kepala Julio Banuelos.

Pada tahun 2020, PSS yang tidak memperpanjang kontrak pelatih Seto Nurdiantoro kemudian mengontrak Eduardo menjadi pelatih kepala pada musim 2020.

“Saya beberapa kali bekerja sama dengan pelatih bagus seperti Luis Milla, Julio Banuelos dan lainnya. Saya sangat bahagia sekarang bisa memimpin PSS,” kata Eduardo.

Eduardo Perez terus mempersiakan timnya untuk mengarungi Liga 1 Indonesia 2020. Sejak 23 Januari 2020, skuat berjuluk Super Elang Jawa menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta.

Laga pertama PSS di Liga 1 Indonesia 2020 adalah menghadapi tuan rumah PSM Makassar pada Minggu, 1 Maret mendatang.

Baca juga: Aaron Evans mohon suporter PSS terus dukung tim

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dhika Bhayangkara resmi berseragam Persib Bandung

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar