Bertemu Mahfud, Dubes Pakistan sampaikan pesan perdamaian

Bertemu Mahfud, Dubes Pakistan sampaikan pesan perdamaian

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Abdul Salik Khan, mengunjungi LKBN Antara di Jakarta, Kamis (3/10/2019). Dubes Salik Khan mengatakan Pakistan akan mengajak Indonesia dalam upaya memerangi islamofobia. (ANTARA/Suwanti/Aria C)

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Abdul Salik Khan, menyampaikan pesan perdamaian dalam pertemuannya dengan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

"Saya sangat senang bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD pada hari ini," kata Abdul Salik usai bertemu Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu.

Pertemuan itu fokus pada pertemuan bilateral, mengingat kedua negara memiliki hubungan baik dan tidak hanya menikmati hubungan anta kedua negara, tetapi hubungan persahabatan dengan Indonesia.

"Saya datang ke sini untuk memberikan pesan dari pimpinan Pakistan kepada Indonesia bahwa Pakistan adalah negara damai," katanya.

Baca juga: Fokus Pakistan tingkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia

Abdul mengatakan pihaknya ingin perdamaian di semua wilayah, baik dengan negara tetangga maupun mewujudkan kedamaian di dunia.

"Kami mempertimbangkan Indonesia sebagai salah satu negara penting sebagai salah satu negara dengan warga muslim terbesar di dunia. Dan kami ingin semua hubungan diperkuat terutama di bidang ekonomi dan perdagangan," kata Dubes Pakistan.

Jadi pertemuan itu, katanya, secara garis besar ingin menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat Indonesia.

Baca juga: Dubes Salik Khan tekankan isu Kashmir harus diselesaikan dengan dialog

Baca juga: Dubes Pakistan ingin perkuat kerja sama SDM dengan Indonesia


"Kami ingin kedua negara yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia bisa bekerja sama dan memperkuat hubungan kedua negara tetapi juga menjaga umat muslim lain di Palestina, Myanmar dan Kashmir. Ini yang kita dukung," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengundang Menko Polhukam Mahfud MD untuk mengunjungi Pakistan.

"Semoga kunjungan tersebut bisa dilakukan untuk kenyamanan kedua negara," kata Abdul Salik.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

International Corner - Membedah Perjanjian Dagang Khusus RI - Pakistan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar