Laporan dari London

Dubes RI apresiasi Kew Garden gelar Festival Anggrek Indonesia

Dubes RI apresiasi Kew Garden gelar Festival Anggrek Indonesia

Duta Besar untuk Inggris Raya, Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional, Dr Rizal Sukma menyampaikan apresiasinya kepada Kew Garden yang menjadikan Festival Anggrek Kew Garden 2020 bertemakan Indonesia. (ho. KBRI)

London (ANTARA) - Kedutaan Besar Indonesia di London menggelar Festival Anggrek Indonesia di Royal Botanical Garden, London, di Princess of Wales Conservatory, Kew Garden, dihadiri sekitar 200 orang yang terdiri dari perwakilan pemerintah Inggris, duta besar negara sahabat dan korps diplomatik, serta elemen penggiat seni dan budaya di Inggris.

Duta Besar untuk Inggris Raya, Irlandia dan Organisasi Maritim Internasional, Dr Rizal Sukma menyampaikan apresiasi kepada Kew Garden yang menggelar Festival Anggrek Kew Garden 2020 yang mengambil tema tentang Indonesia.

Dikatakannya melalui festival ini, pengunjung mendapat pengalaman yang menyenangkan dan mempelajari Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati dan tercermin dari berbagai jenis flora dan fauna yang ada. Kew Garden berhasil membuat tampilan yang penuh warna sebagai representasi keberagaman Indonesia.

"Festival Anggrek Indonesia dan resepsi pada malam itu menunjukkan kedekatan hubungan Indonesia dengan Inggris yang telah melewati batas-batas diplomasi yang bersifat tradisional, tapi mulai menyentuh aspek-aspek non konvensional dan hubungan antar masyarakat di antara kedua negara.” ujar Dubes Rizal.

Baca juga: KBRI gelar jamuan akhir tahun dengan kalangan bisnis di London

Baca juga: KBRI London gelar olahraga sambut HUT RI

Baca juga: Peringatan HUT RI Ke-72 London diawali pengukuhan anggota Paskibra


Dia berharap kemitraan yang telah terjalin antara Kew Garden dengan Indonesia dapat terus terlaksana, terutama dalam bidang pendataan dan digitalisasi data base serta peningkatan kapasitas bagi peneliti Indonesia.

Direktur Holtikultura Kew Garden, Mr. Richard Barley, menyatakan Indonesia merupakan negara yang sangat menarik bagi Kew Garden karena kekayaan keragaman hayatinya (biodiversity) dan latar belakang sejarah geologi yang panjang.

Richard Barley mengatakan kekayaan alam Indonesia tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan, namun juga bagi para ilmuwan di lingkungan Kew Garden.

Untuk itu, Kew Garden menyambut baik ajakan kerja sama dengan Indonesia mengingat hubungan Kew Garden dan Indonesia telah terjalin lama sejak ditemukannya Wallace Line di Indonesia merupakan pertemuan tiga lempeng tektonik di Indonesia.

Selain itu, Kew Garden juga menekankan bahwa kemitraan antara ilmuwan kedua pihak merupakan simbol keeratan kerja sama antara Indonesia dan Inggris yang bertujuan untuk melestarikan kekayaan alam.

Secara khusus, Richard menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama dan kolaborasi yang dijalin antara KBRI London dan Kew Garden sehingga Festival Anggrek Indonesia dapat terselenggara.

Dalam resepsi pengunjung dapat menikmati berbagai zona di Princess of Wales Conservatory yang telah disulap menjadi miniatur lanskap hutan tropis Indonesia yang menampilkan keberagaman flora dan fauna, hiasan orang utan, harimau, badak dan kuskus serta gunung berapi yang dibuat dari berbagai tanaman tropis. Para pengunjung dihibur dengan penampilan gamelan pimpinan John Pawson, Andy Channing dan Simon Cook.

Baca juga: Temu Masyarakat, cara KBRI London dekatkan WNI di Inggris

Baca juga: Dubes RI dan WNI rayakan Idul Fitri di London

Baca juga: Upacara bendera HUT RI ke-71 di London hikmat


Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar