9000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat

9000 pelajar Indonesia kuliah di Amerika Serikat

Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Guy Margalith saat membuka Pameran Pendidikan Amerika Serikat "US Higher Education Fair 2020" di Medan, Kamis(13/2/2020). ANTARA/Juraidi

Pemerintah Amerika Serikat ingin meningkatkan jumlah tersebut serta dapat menjadi mitra pilihan Indonesia di kawasan Indo-pasifik, terutama di bidang pendidikan...,
Medan (ANTARA) - Sedikitnya sembilan ribu pelajar Indonesia saat ini sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat, baik melalui program beasiswa maupun biaya sendiri  pada jenjang strata satu hingga strata tiga.

"Pemerintah Amerika Serikat ingin meningkatkan jumlah tersebut serta dapat menjadi mitra pilihan Indonesia di kawasan Indo-pasifik, terutama di bidang pendidikan," kata Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Guy Margalith  usai membuka Pameran Pendidikan Amerika Serikat "US Higher Education Fair 2020" di Medan, Kamis.

Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera dan Education USA bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan terkemuka di negara itu menggelar pameran pendidikan di Medan.
Baca juga: Minat pelajar Indonesia kuliah di AS meningkat

Ada  12 perwakilan perguruan tinggi Amerika Serikat menawarkan sejumlah kemudahan untuk bisa kuliah di Amerika Serikat, serta mengenalkan berbagai kelebihan yang dimiliki masing-masing universitas.

"Banyak informasi beasiswa yang ditawarkan dan kami harapkan itu dapat dimanfaatkan oleh siswa-siswa disini untuk melanjutkan studi ke Amerika," katanya.

Menurut dia, Amerika Serikat memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama di dunia dan memiliki sepertiga anggaran riset dunia yang tentunya menjadi pendorong para lulusan untuk berinovasi dan berwirausaha.
Baca juga: Hari ini, pameran lukis cat air hingga diskusi kuliah di Amerika

Gelar yang didapat dari AS juga diakui di dunia serta menyiapkan siswa untuk memasuki tenaga kerja global. Pendidikan di AS membuka banyak pintu lapangan kerja dan berbagai kesempatan unik.

"Education USA yang didukung oleh biro pendidikan dan kebudayaan Departeman Luar Negeri AS ini merupakan jaringan global yang terdiri lebih dari 450 pusat konsultasi pendidikan yang beroperasi di 170 negara," katanya.
Baca juga: Konsul AS kuliah umum kemaritiman di IBI Darmajaya

Pewarta: Juraidi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar