Perusahaan real estate Andalan Sakti melantai di bursa

Perusahaan real estate Andalan Sakti melantai di bursa

Direksi PT Andalan Sakti Primaindo Tbk membuka perdagangan saham sekaligus pencatatan perdana saham ASPI di BEI, Jakarta, Senin. (ANTARA/HO-BEI)

Mulai saat ini PT Andalan Sakti Primaindo Tbk resmi menjadi perusahaan publik dan merupakan emiten ke-14 yang mencatatkan sahamnya di BEI pada tahun 2020 ini
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan bidang real estate PT Andalan Sakti Primaindo Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana atau IPO di Jakarta, Senin.

Direktur Utama PT Andalan Sakti Primaindo Tbk Suwandi Notopradono mengatakan jumlah saham yang ditawarkan kepada publik dalam IPO sebanyak 330 juta saham atau sekitar 48 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.

Baca juga: Perusahaan pengolahan ikan dan pemasok geosintetik melantai di bursa


"Pencatatan saham ini merupakan realisasi dari komitmen manajemen untuk go public melalui mekanisme perdagangan di BEI. Mulai saat ini PT Andalan Sakti Primaindo Tbk resmi menjadi perusahaan publik dan merupakan emiten ke-14 yang mencatatkan sahamnya di BEI pada tahun 2020 ini," ujar Suwandi.

Perusahaan berkode emiten ASPI tersebut melepas saham dengan harga Rp105 per saham sehingga meraup dana segar dari IPO mencapai Rp34,65 miliar.

Dana hasil IPO tersebut, lanjut Suwandi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan perseroan sekitar 85 persen untuk pinjaman kepada perusahaan anak sebagai penambahan modal kerja perusahaan anak serta sisanya sekitar 15 persen akan digunakan perseroan untuk pelunasan utang ke pemegang saham perusahaan.

Baca juga: Perusahaan logistik Rajawali Kencana melantai di bursa


Dalam aksi korporasi itu, emiten yang berdiri sejak 2012 tersebut menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Investindo Nusantara Sekuritas serta tiga perusahaan penjamin emisi efek yakni PT NH Korindo Sekuritas, PT Panca Global Sekuritas dan PT Valbury Sekuritas Indonesia.

Suwandi menambahkan potensi bisnis perseroan di bidang real estate prospektif, mengingat pertumbuhan kebutuhan rumah terus meningkat dilatarbelakangi oleh pertumbuhan penduduk yang meningkat secara signifikan tiap tahun.

Selain itu, harga rumah selalu mengalami kenaikan dan memiliki rumah juga digunakan sebagai sarana investasi.

Pada pencatatan saham perdana, saham ASPI tercatat naik 73 poin atau 69,52 persen menjadi Rp178 per saham.

Baca juga: Perusahaan manajer investasi Ashmore resmi melantai di bursa

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Survei IP0 : 42 persen responden ingin reshuffle menteri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar