Merkel, Macron desak Putin hentikan konflik di Idlib-Suriah

Merkel, Macron desak Putin hentikan konflik di Idlib-Suriah

Warga memeriksa kerusakan di sebuah lokasi yang terkena serangan udara di kota yang dikuasai pemberontak Idlib, Suriah, Selasa (7/2/2017). (REUTERS/Ammar Abdullah/cfo/17) (REUTERS/Ammar Abdullah)

Kedua pemimpin menyatakan betapa mereka khawatir soal kondisi kemanusiaan parah  yang dialami orang-orang di Provinsi Idlib,
Brussel (ANTARA) - Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui telepon mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghentikan konflik di Idlib, Suriah.

Pemimpin Jerman dan Prancis itu pada Kamis (20/2) menelepon Putin untuk juga menyampaikan kekhawatiran mereka soal kondisi kemanusiaan di wilayah Idlib, kata seorang juru bicara dari pemerintah Jerman.

Merkel dan Macron berbicara bersama-sama di telepon dengan pemimpin Rusia itu di sela-sela pertemuan puncak Uni Eropa di Brussel.

"Kedua pemimpin menyatakan betapa mereka khawatir soal kondisi kemanusiaan parah yang dialami orang-orang di Provinsi Idlib, Suriah," kata juru bicara tersebut.

"Keduanya meminta agar pertempuran segera dihentikan dan bantuan kemanusiaan bagi orang-orang itu diupayakan."

Jubir mengungkapkan bahwa Merkel dan Macron mengatakan kepada Putin mereka ingin bertemu dengan presiden Rusia itu serta Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk mengupayakan penyelesaian politik.

Sumber: Reuters

Baca juga: Negosiasi gagal, perang Turki dan Suriah di ambang mata

Baca juga: Serangan udara hantam rumah sakit di Suriah

Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ketum PP Muhammadiyah: Pemulangan WNI terpapar ISIS jadi kewenangan pemerintah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar