Survei sebut Warga DKI lebih ingat Cawagub Nurmansyah dibanding Riza

Survei sebut Warga DKI lebih ingat Cawagub Nurmansyah dibanding Riza

Dari kanan ke kiri: Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) Astriana B Sinaga, Peneliti LKSP Hafidz Mufti Sany dan aktivis pemuda Kepulauan Seribu Noval Abu Dzar memberikan keterangan dalam paparan hasil survei LKSP di Jakarta, Jumat (21/2/2020). (Antara/Ricky Prayoga).

Secara 'Top of Mind' nama Nurmansjah Lubis lebih dikenal
Jakarta (ANTARA) - Survei persepsi publik DKI Jakarta dari Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) periode 9-16 Februari 2020, menyebutkan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta Nurmansyah Lubis lebih diingat warga ketimbang Ahmad Riza Patria.

"Secara 'Top of Mind' nama Nurmansjah Lubis lebih dikenal atau lebih sreg dipilih oleh responden dengan 55,4 persen, sedangkan Ahmad Riza Patria lebih rendah dengan 16,5 persen meskipun tokoh nasional," kata Direktur LKSP Astriana B Sinaga di Jakarta, Jumat petang.

Alasan responden untuk memilih kandidat wagub DKI Jakarta, kata Astriana, terutama karena faktor integritas (41 persen), kemampuan memimpin (38 persen), faktor kecocokan atau chemistry dengan Gubernur DKI Jakarta (14 persen) dan kedekatan dengan warga (tujuh persen).

"Dari hasil survei, Nurmansjah Lubis unggul di semua faktor itu," ujar Astriana.

Baca juga: Panitia Pemilih Cawagub DKI ditargetkan terbentuk pekan depan

Survei tersebut menggunakan metode Modified Probability Sampling yang merupakan kombinasi antara probability dan non-probability sampling pada 400 orang responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 4,9 persen.

Untuk karakteristik responden, LKSP melakukan survei pada masyarakat usia 17 hingga di atas 55 tahun dengan komposisi usia 17-34 tahun sebanyak 46 persen, usia 35-55 tahun sebanyak 47 persen dan usia 55 tahun ke atas sebanyak tujuh persen. Jenis kelamin responden adalah laki-laki 47 persen dan perempuan 53 persen.

Para responden berdomisili tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten dengan proporsi Jakarta Timur (26 persen), Jakarta Barat (23 persen), Jakarta Selatan (21 persen), Jakarta Utara (17 persen), Jakarta Pusat (10 persen) dan Kepulauan Seribu (tiga persen).

Tingkat pendidikan responden sebagian besar SLTA (38 persen), perguruan tinggi/akademi (23 persen), SLTP (17 persen) dan SD (17 persen), serta pasca sarjana (lima persen).

Baca juga: Tatib pemilihan Wagub DKI disahkan DPRD

Kondisi ekonomi responden dapat dilihat dari besarnya pengeluaran, yakni warga yang berpengeluaran Rp3 juta sampai dengan Rp7 juta sebanyak 61 persen. Sementara warga yang berpengeluaran kurang dari Rp3 juta sebanyak 23 persen dan warga berpengeluaran di atas Rp7 juta sebanyak 21 persen.

Saat ini, partai pengusung pasangan Anies-Sandi yakni PKS dan Gerindra sepakat untuk mengajukan nama Nurmansjah Lubis dan Riza Patria untuk maju sebagai calon wakil gubernur DKI pengganti Sandiaga yang mundur karena dicalonkan sebagai wakil presiden dalam bursa Pilpres 2019 mendampingi Prabowo Subianto.

DPRD DKI Jakarta akan membentuk Panitia Pemilih (Panlih) Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta untuk menentukan pengganti Sandiaga Uno, dengan ditargetkan terbentuk pada pekan depan antara hari Selasa (25/2) atau Rabu (26/2).

Baca juga: Dua cawagub DKI Jakarta kian intensif dekati parpol

"Target selesai pembentukannya Selasa atau Rabu pekan depan selesai," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sandiaga nilai dua Cawagub DKI mampu dampingi Anies

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar