Pelajar di Medan diberi pelatihan mitigasi bencana kebakaran oleh ACT

Pelajar di Medan diberi pelatihan mitigasi bencana kebakaran oleh ACT

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) memberikan pelatihan mitigasi bencana kepada siswa-siswi di SMA Islam Plus Adzkia Medan, Senin (24/2/2020).  (FOTO ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Kita berikan pelatihan mitigasi bencana, khususnya penanggulangan bencana kebakaran atau biasa yang disebut dengan "fire rescue"
Medan (ANTARA) - Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Utara (Sumut) memberikan pelatihan mengenai  mitigasi bencana, khususnya penanggulangan kebakaran kepada para pelajar di SMA Islam Plus Adzkia Medan.
 
Staf Program ACT Sumut Sakti Wibowo di Medan, Senin mengatakan bahwa bencana adalah peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan yang disebabkan baik oleh faktor alam atau faktor non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
 
"Untuk itulah di SMA Islam Plus Adzkia Medan ini kita berikan pelatihan mitigasi bencana, khususnya penanggulangan bencana kebakaran atau biasa yang disebut dengan 'fire rescue'," katanya.
 
Dengan menggandeng Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), kata dia, kegiatan itu bertujuan membentuk rasa kepedulian terhadap mitra-mitra sekolah.
 
"Sekaligus memberikan edukasi mitigasi bencana, khususnya penanggulangan bencana kebakaran," ujarnya.
 
Melalui program pelatihan tersebut, katanya, diharapkan para pelajar dapat mengaplikasikan ilmu yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Semoga ilmu yang diajarkan ini dapat memberikan manfaat terhadap para siswa dan siswi," demikian Sakti Wibowo.

Baca juga: Sukarelawan MRI dilatih penyelamatan korban di perairan oleh ACT Sumut

Baca juga: ACT Sumut galang dana untuk bencana asap Riau dan Kalimantan

Baca juga: ACT Sumut salurkan 15.000 air bersih atasi kekeringan di Labuhan Batu

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Relawan tak hanya untuk bencana alam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar