159 sekolah di Jakarta liburkan murid akibat banjir

159 sekolah di Jakarta liburkan murid akibat banjir

Dua Guru beraktivitas di ruang kelas saat banjir di SDN Pancoran 03 Pagi, Jakarta, Selasa (25/2/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/am.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sekolah, ketinggian air yang menghalangi akses jalan masuk hingga merendam sekolah- sekolah mulai dari 20 centimeter hingga 120 centimeter
Jakarta (ANTARA) - Lebih dari 150 sekolah di Provinsi DKI Jakarta meliburkan kegiatan belajar mengajar akibat banjir yang menutupi akses menuju sekolah hingga membanjiri sekolah.

Terhitung sebanyak 159 sekolah dari tingkat pendidikan taman kanak- kanak hingga Sekolah Menengah Atas dan sederajarat meminta anak didiknya untuk belajar di rumah akibat banjir.

Baca juga: KPK siapkan tempat evakuasi tahanan yang terdampak banjir

Baca juga: Hujan sudah reda, jalan kawasan Pasar Baru Jakarta masih terendam

Baca juga: Operator: Sebagian Tol Jakarta-Cikampek bisa dilalui kendaraan


"Ini data sementara, jika ada informasi terbaru akan kami sampaikan," kata Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sony Juhersoni saat dihubungi, Selasa.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sekolah, ketinggian air yang menghalangi akses jalan masuk hingga merendam sekolah- sekolah mulai dari 20 centimeter hingga 120 centimeter.

Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan DKI untuk memastikan kegiatan belajar mengajar di daerah mana saja yang dihentikan.

Sekolah- sekolah yang diliburkan di antaranya sekolah di kecamatan- kecamatan berikut ini:

Cempaka Putih, Sawah Besar, Kramat Jati, Koja, Menteng Pulo, Pademangan, Taman Sari, serta Johar Baru.

Hujan yang terjadi sejak Selasa dini hari mengakibatkan beberapa kawasan di Jakarta kembali mengalami banjir sehingga menghambat aktivitas normal yang dilakukan oleh warga.

Selain menganggu kegiatan belajar mengajar, banjir juga mengakibatkan terhentinya layanan transportasi umum dan aliran listrik.
 

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ratusan rumah warga di Desa Waitina terendam banjir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar