Film "Malik & Elsa" angkat kisah cinta remaja Minang

Film "Malik & Elsa" angkat kisah cinta remaja Minang

Aktor Endi Arfian dan aktris Shalsabilla sebagai pemeran "Malik & Elsa" (ANTARA/Max Pictures)

Jakarta (ANTARA) - Film "Malik & Elsa" yang diadaptasi dari novel karya Boy Chandra yang berjudul sama mengangkat kisah cinta sepasang remaja Minang asal Padang, Sumatera Barat.

"Seratus persen kita melakukan syuting di kota Padang. Kita lakukan ini, agar sesuai dengan background cerita di novelnya," kata sutradara "Malik & Elsa", Eddi Pras melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA, Kamis.

Endi Arfian sebagai pemeran Malik mengaku sangat senang selama proses syuting, apalagi dia belum pergi ke daerah Sumatra Barat.

"Senang sekali aku bisa main di film ini. Terutama karena lokasi syutingnya tempat yang belum pernah aku sambangi sebelumnya. Kita kan syuting seluruhnya di Padang. Nah, aku baru kali ini syuting di Padang. Nambah pengalaman baru sih," ujarnya.

Sementara itu, Shalsabilla Adriani yang berperan sebagai Elsa mengaku bobot tubuhnya sampai bertambah lantaran sangat menikmati kuliner khas Padang selama syuting.

"Dari 47 kilo ke 56 kilo," kata Shalsabilla.

Selain berakting, Shalsabilla juga mengisi soundtrack untuk film. Lagu berjudul "Katakan Cinta" itu diciptakan oleh Pika Iskandar.

Film "Malik & Elsa" akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada tanggal 2 April 2020.


Baca juga: "Uka Uka the Movie", film horor bernuansa komedi terbaru dari Ubay Fox

Baca juga: Tanggapan produser soal protes penayangan "Dilan 1991" di Makassar

Baca juga: Iqbaal CJR perankan tokoh utama DILAN, ini alasan sang sutradara

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar