Polri petakan potensi kerawanan Pilkada 2020

Polri petakan potensi kerawanan Pilkada 2020

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah). (ANTARA/ HO-Humas Polri)

Jakarta (ANTARA) - Polri telah memetakan empat indikator indeks potensi kerawanan menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Atas dasar itu, kepolisian akan membentuk Satuan Petugas (Satgas) Nusantara.

Karo Penmas Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono melalui siaran pers, Jakarta, Minggu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan antisipasi untuk menjaga kamtibmas.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap damai, walaupun memiliki perbedaan pandangan dan pilihan di Pilkada 2020.

"Antisipasinya Polri membentuk Satgas Nusantara yang bertujuan untuk mencairkan suasana agar tak ada pertikaian antarmasyarakat. Kami juga mengajak masyarakat menjaga agar pilkada aman dan tertib," kata Argo.

Argo menyatakan menjaga keamanan wilayah NKRI dan melindungi masyarakat merupakan tugas Polri. Apalagi tahun ini akan dilaksanakan pilkada serentak 2020, dimana kemungkinan akan terjadi gesekan.

"Polri berharap pesta demokrasi daerah ini tetap berjalan aman. Tugas kami bersama untuk menjaga masyarakat," katanya.

Baca juga: Mahfud tegaskan potensi kerawanan pilkada sudah diantisipasi

Baca juga: Bawaslu sebut Makassar masuk Indeks Kerawanan Politik

Baca juga: Polres Malang mulai petakan daerah rawan gangguan saat Pilkada 2020

Baca juga: Bawaslu rilis 24 daerah rawan konflik Pilkada 2020

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mengapa KPU yakin tingkat partisipasi pemilih 77,5% di Pilkada Serentak 2020?

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar