UMKM binaan Pertamina Jatim raih omzet Rp100 juta dalam lima hari

UMKM binaan Pertamina Jatim raih omzet Rp100 juta dalam lima hari

Dikumentasi foto - Pengunjung melihat karya yang ditampilkan dalam Pameran Kriya Tekstil di Rumah Kreatif BUMN di Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3/2020). . ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/aww. (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)

Angka itu merupakan rekapitulasi dari transaksi yang dilakukan secara langsung di stan pameran, dan juga down payment pesanan dengan permintaan khusus dari pengunjung,
Surabaya (ANTARA) - Enam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan PT Pertamina MOR V meraih omzet rata-rata hingga Rp100 juta lebih selama lima hari pelaksanaan Pameran Kriya Dekranasda dan Batik Bordir Aksesoris Fair di Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur, 4-8 Maret 2020.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji di Surabaya, Senin, mengaku bangga dengan raihan omzet itu sebab secara rinci rata-rata mencatatkan omzet penjualan sebesar Rp177.145.000.

"Angka itu merupakan rekapitulasi dari transaksi yang dilakukan secara langsung di stan pameran, dan juga down payment pesanan dengan permintaan khusus dari pengunjung," kata Rustam kepada wartawan di Surabaya.

Baca juga: BI ingin percepat digitalisasi sistem pembayaran UMKM via QRIS

Rustam mengaku, akan terus mendorong keberadaan UMKM di wilayahnya yang meliputi Jatim, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga dikenal memiliki banyak industri kreatif.

"Memang jumlah UMKM di sektor kerajinan dan handycraft sangat banyak, kami dari Pertamina terus berusaha membantu dan melakukan pengembangan," katanya.

Rustam mengatakan UMKM di wilayah MOR V akan terus didorong memperluas jejaring pemasaran melalui berbagai acara, seperti pameran atau pendampingan untuk mulai persiapan menjawab tantangan pemasaran di era digital ke depan.

"Setidaknya, kami akan menggelar tiga sampai empat kali event pameran serupa yang diikuti Pertamina MOR V, tentunya dengan tujuan dan harapan semakin lebar kesempatan UMKM binaan untuk dapat memperkenalkan produk unggulan khas yang memiliki keunikan dan mewakili daerah serta budaya masing-masing," katanya.

Baca juga: Pemerintah dan DPR kaji formulasi pengembangan UMKM

Sementara itu, salah satu pemilik UMKM binaan Pertamina MOR V yakni Jokotole Collection (JC), Uswatun Hasanah mengatakan, dirinya membawa produk kerajinan batik tulis khas Madura dalam ajang pameran itu, dan kembali pulang dengan hasil transaksi di atas Rp100 juta.

"Kami berterima kasih banyak kepada Pertamina dapat memfasilitasi kami para UMKM untuk memperoleh kesempatan meraih peningkatan omzet dan memperluas jejaring pemasaran melalui event pameran seperti ini," katanya.


 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komitmen Pertamina putus rantai penularan COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar