Jakarta (ANTARA News) - Pencetakan surat suara untuk pemilu DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota hingga Selasa (10/3) siang telah mencapai 86 persen atau 588.620.944 lembar dari total kebutuhan surat suara sekitar 700 juta lembar.

"Distribusi surat suara sudah 60 persen atau 409.668.893 lembar sudah dikirim," kata Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dalail, di Jakarta, Selasa.

Laporan yang diterima KPU pada Selasa siang menyebutkan prosentase pengerjaan pencetakan surat suara oleh konsorsium PT. Pura Barutama yakni 74 persen, PT. Sumex 93 persen, CV. Ganesha Exact Bandung 88 persen, PT. Sinar Agape Press 98 persen, PT. Temprina Media Grafika 95 persen, PT. Masscom Graphy 100 persen, PT. Balebat 99 persen, dan PT. Temprint 100 persen.

Surat suara dan perlengkapan pemungutan suara untuk pemilu legisaltif 2009 sudah harus berada di KPU kabupaten/kota pada 21 hari sebelum tanggal pemungutan suara. Pemungutan suara pemilu legislatif dilaksanakan pada 9 April 2009, dengan demikian 21 hari sebelumnya yakni pada 19 Maret seluruh perlengkapan pemungutan suara telah diterima di kabupaten/kota.

Namun, kemungkinan untuk surat suara pengganti yang rusak tidak dapat sampai di kabupaten/kota tepat pada 19 Maret 2009, karena menurut Dalail, proses penggantian surat suara yang rusak itu membutuhkan waktu.

Dalail menjamin, proses penggantian ini tidak memakan banyak waktu dan diperkirakan pengganti surat suara rusak dan pengirimannya membutuhkan waktu sekitar lima hari saja.

Demikian pula untuk surat suara yang dicetak karena perubahan Daftar Pemilih Tetap (DPT), pencetakan dan pendistribusiannya dipastikan dilaksanakan dengan cepat sehingga tidak mengganggu persiapan pemilu 2009.

Untuk mempercepat distribusi surat suara tambahan tersebut, KPU akan menggunakan jasa kurir yang dananya diambil dari dana KPU pusat.

Sementara itu, secara terpisah anggota KPU Abdul Aziz mengatakan pihaknya menerima laporan dari PT. Sumex tentang kesulitan yang dialami saat mencetak surat suara pemilu DPD di Lampung dan Sumatera Selatan.

"Pencetakan surat suara untuk DPD di Lampung dan Sumatera Selatan oleh Sumex mengalami masalah dari segi pengadaan kertas. Terakhir saya dengar masih bisa diatasi walaupun harga (kertas) naik," katanya.

Aziz mengharapkan produsen kertas membantu pengadaan surat suara dengan tetap menggunakan standar harga awal sehingga tidak menyulitkan perusahaan pencetak surat suara.

Dalam kesempatan tersebut, Aziz juga mengatakan dalam minggu ini akan dimulai pengerjaan pencetakan formulir C dan D untuk pemilu DPR dan DPD. Ia optimis pencetakan formulir ini berlangsung tanpa hambatan.

"Pencetakan akan dimulai minggu ini. Untuk formulir, pencetakannya relatif lebih mudah dibandingkan surat suara," katanya.(*)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009