Seoul (ANTARA News) - Seorang pembantu tingkat menengah presiden dibebas-tugaskan baru-baru ini setelah tertangkap oleh polisi di tempat bordil, kata beberapa pejabat pemerintah pada Sabtu.

Pejabat pemerintah itu, yang namanya tak disebutkan, diciduk Selasa larut malam, setelah ditangkap oleh agen polisi rahasia di satu panti pijat di ibukota Korea Selatan, Seoul, kata mereka.

"Kami tak dapat mengkonfirmasi apakah ia menerima layanan seks tapi ada cukup bukti untuk menuntut dia," kata seorang polisi penyidik, yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Pembantu presiden itu bersama seorang temannya, pemilik panti pijat dan dua pegawai perempuan ketika agen polisi menggerebek panti pijat tersebut --yang telah lama diketahui menjadi gerai seks.

Kantor Presiden Cheong Wa Dae menyatakan pembantu tersebut dibebas-tugaskan setelah peristiwa yang memalukan itu.

Pelacuran tidak sah di Korea Selatan. (*)

Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009