Forkopimda Sulsel rancang kepulangan peserta Ijtima Zona Dunia

Forkopimda Sulsel rancang kepulangan peserta Ijtima Zona Dunia

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka (kiri) saat pertemuan di Rumah Jabatan Gubernuur Sulsel, jalan Sungai Tangka, Makassar, Sulaewesi Selatan, Kamis (19/3/2020). ANTARA/HO-Humas Pemprov SulselĀ 

pertama kita diisolasi dulu mereka
Makassar (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan tengah merancang kepulangan peserta Ijtima Dunia Zona Asia 2020, yang batal dilaksanakan di Pakkatto, Kabupaten Gowa, Sulsel.

"Pangdam mengokordinir pemulangan dari Pakkatto, dan pak Kapolda juga Dirlantas. Segalanya sudah diatur pemulangannya ini," sebut Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, di Rujab Gubernur, jalan Sungai Tangka, Kamis.

Soal mekanisme pemulangan mereka, kata gubernur, masih dalam pembahasan. Mengingat, yang terpenting adalah bagaimana langkah antisipasi pencegahan Coronavirus Disease (COVID-19) tidak menyebar.

Baca juga: Pemkab Gowa pantau kesehatan Ijtima Asia
Baca juga: Bupati: Masyarakat diminta tidak mendekati tempat Ijtima Asia


"Apakah ada yang menggunakan pesawat atau kapal laut, ini akan kita atur sesuai dengan tiket yang mereka miliki. Bagi yang tidak punya tiket, itu akan kita upayakan. Jadi itulah pembagian tugasnya," tutur Nurdin.

Sementara Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka usai pertemuan itu mengemukakan, pihaknya sedang berupaya memulangkan peserta dengan menggunakan angkutan darat ke Asrama Haji Sudiang, Makassar .

"Pertama kita diisolasi dulu mereka. Kita siapkan tempat Asrama Haji. Disana kita akan siapkan tempat penampungan mereka. Ada tenda, masalah makan, dan fasilitas lainnya termasuk urusan kesehatan,"kata Pangdam.

Mengenai dengan urusan kepulangan ribuan para jamaah tabligh sebagai peserta Ijtima tersebut, kata dia, sedang diupayakan.

"Setelah selesai (islolasi) itu, kita akan memulangkan mereka secara bertahap. Yang lewat udara kita pulangkan lewat pesawat, laut juga akan kita pulangkan lewat kapal," ujarnya kepada wartawan.

Baca juga: Polresta Banyumas mendata warga yang datangi Ijtima Dunia di Gowa
Baca juga: Wapres Ma'ruf apresiasi pembatalan Ijtima se-Asia karena COVID-19


Mengenai kapan masa isolasi itu selesai, lanjut perwira tinggi, menegaskan mengikuti sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan menerapkan masa karantina 14 hari.

"Kalau yang diisolasi itu kita memang mau memulangkan secepatnya. Manakala nanti, mereka
tidak pulang secepatnya, maka orang itu (peserta) akan diisolasi selama 14 hari," katanya.

Untuk itu pihaknya akan tetap fokus memulangkan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan itu, dan yang kedua tetap menjalankan prosedur standar.

"Kita rencanakan pulangkan hari ini secara bertahap. Bagaimana dengan jumlah delapan ribuan itu memulangkan mereka?. Tentu dilakukan upaya meminimalisir supaya bisa dilakukan secara keseluruhan," katanya.

Hingga saat ini proses pengangkutan peserta Ijtima dari Pakkato, Kabupaten Gowa menuju Asrama Haji Sudiang Makassar masih berlangsung.

Diketahui peserta yang mengikuti kegiatan Ijtima Dunia Zona Asia berjumlah 8.694 orang tersebar di seluruh Indonesia termasuk dari negara Asia lainnya.

Baca juga: Pemkab Gowa isolasi ribuan peserta Ijtima Dunia
Baca juga: Bupati: Panitia siap tunda kegiatan Ijtima Dunia
Baca juga: Peserta Ijtima Dunia tetap berdatangan ke Gowa walau tanpa izin

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sandi Uno minta Plt Gubernur Sulsel daftarkan 50 desa wisata

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar