Bulu tangkis

PBSI sambut baik penundaan Piala Thomas dan Uber

PBSI sambut baik penundaan Piala Thomas dan Uber

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (tengah) berbincang dengan pebulu tangkis Greysia Polii (kiri) dan Siti Fadia Silva saat meninjau Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Peninjauan tersebut untuk memantau kesiapan para atlet Pelatnas PBSI yang akan mengikuti Kejuaraan Beregu Asia 2020 di Filipina pada 11-16 Februari 2020 sekaligus sebagai kualifikasi Piala Thomas dan Uber zona Asia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyambut baik keputusan resmi dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) untuk menunda penyelenggaraan kejuaraan Piala Thomas dan Uber 2020.

Awalnya, ajang bulu tangkis bergengsi tersebut rencananya digelar pada 16 hingga 24 Mei 2020 di Aarhus, Denmark.

Namun, karena kondisi Denmark yang masih berada dalam status lockdown akibat penyebaran wabah COVID-19 dan banyaknya negara peserta yang juga sedang tidak kondusif, BWF memutuskan untuk memundurkan Piala Thomas dan Uber 2020 menjadi 15-23 Agustus 2020.

Baca juga: PBSI optimistis tim putra bisa akhiri dahaga gelar juara Piala Thomas

Baca juga: Kejuaraan Beregu Asia, PBSI jaga kesehatan atlet cegah virus Corona

Menurut Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto, melalui keterangan tertulis, penundaan tersebut merupakan keputusan yang terbaik, terlebih jangka waktu pelaksanaannya hanya sekitar dua bulan lagi.

“Melihat situasi dan kondisi tuan rumah yang sedang lockdown, keputusan BWF ini memang yang terbaik. Opsi menunda itu sudah yang paling tepat. Semoga di Agustus nanti semuanya sudah membaik,” kata Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima media di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Menpora tinjau kesiapan pelatnas PBSI jelang Kejuaraan Beregu Asia

Selain Piala Thomas dan Uber, dia juga menginginkan agar seluruh kejuaraan yang digelar di benua-benua lainnya juga ditunda, mengingat salah satu kejuaraan, yakni Kejuaraan Badminton Asia 2020 juga sudah diputuskan untuk diundur terlebih dahulu.

“Kami juga meminta seluruh continental championships, antara lain Asia, Eropa dan Pan Am, juga ditunda pelaksanaannya supaya adil. Karena turnamen Badminton Asia Championships juga ditunda,” tutur Bambang.

Badminton Asia Championships 2020 sebelumnya direncanakan digelar di Wuhan, China pada 21 hingga 26 April 2020. Kemudian, akibat wabah virus corona di Wuhan, penyelenggaraan kejuaraan itu dipindahkan ke Manila, Filipina.

Namun, karena kondisi wabah yang belum mereda, akhirnya Konfederasi Badminton Asia dan Asosiasi Bulutangkis Filipina memutuskan untuk menunda kejuaraan Asia tersebut hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: PBSI nyatakan BATC jadi bekal perjuangan rebut Piala Thomas

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penonton harapkan Indonesia raih tiga gelar di Indonesia Masters

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar