Piala Dunia pacuan kuda di Dubai dibatalkan karena pandemi COVID-19

Piala Dunia pacuan kuda di Dubai dibatalkan karena pandemi COVID-19

Kuda Reserve Tank yang ditunggangi Joki Robbie Power memenangkan pertandingan nomor 2.25 Betway Mersey Novices' Hurdle saat Grand National Festival di Lapangan Pacuan Kuda Aintree, Liverpool, Inggris, Sabtu (6/4/2019). ANTARA FOTO/Action Images via REUTERS/Paul Childs/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Piala Dunia Dubai, salah satu kejuaraan dunia pacuan kuda tahunan dan termewah di dunia di Uni Emirat Arab, tidak akan digelar tahun ini karena pandemi virus corona (COVID-19).

Kejuaraan yang menjadi edisi tahun ke-25 itu sedianya digelar pada 28 Maret, dan harus ditunda hingga tahun depan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para partisipan, demikian kantor media pemerintah Dubai lewat Twitter seperti dikutip Reuters, Minggu.

Baca juga: Thomas & Uber Cup 2020 diundur akibat virus corona

Sebelumnya timbul keraguan apakah bisa menggelar ajang multi-balapan itu setelah pada Kamis otoritas olah raga federal setempat menangguhkan semua turnamen dan kompetisi olah raga.

Namun demikian, satu balapan sempat digelar di trek pacuan kuda Jebel Ali di Dubai pada Jumat, lapor media setempat.

Kantor media pemerintah Dubai tidak membalas ketika dimintai komentar terkait balapan pada Jumat tersebut.

Baca juga: Tour UEA dibatalkan setelah pebalap Italia terinfeksi corona

Sebelumnya Dubai World Cup akan digelar tanpa penonton dan acara terkait, termasuk hiburan ketika hari balapan, kata penyelenggara awal bulan ini.

Sedangkan negara di Teluk Arab tersebut telah melarang masuk sementara semua warga asing, kecuali diplomat, ke wilayahnya sebagai langkah antisipasi penyebaran virus yang telah menyebabkan sedikitnya dua kasus kematian di sana dan 153 lainnya terinfeksi.

Baca juga: Formula 1 tunda lagi tiga grand prix
Baca juga: Balap Le Mans 24 Hours diundur ke September

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pacuan kuda, tradisi klasik yang masih bertahan di Sumbar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar