Jakarta (ANTARA News) - Hasil perhitungan "real count" yang dihimpun di Pusat Tabulasi Nasional Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Jumat malam ternyata tidak berbeda dengan hasil "quick count" oleh berbagai lembaga survei.

Berdasarkan pantauan ANTARA di Pusat Tabulasi Nasional Pemilu di Jakarta, Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB, jumlah surat suara yang masuk mencapai 255.567 suara yang berasal dari 1.400 TPS lebih.

Dari data tersebut, terdapat 10 provinsi yang belum mengirimkan datanya yaitu Jambi, Babel, NTT, Kalteng, Sulteng, Sulbar, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat.

Hasil dari "real count" hingga Jumat (10/4) malam menunjukkan, Demokrat masih unggul dengan 53.435 suara atau 20,9 persen.

Posisi kedua dan ketiga ditempati PDI-P dengan 37.179 orang (14,5 persen) dan Golkar dengan 36.487 orang (14,2 persen).

Sedangkan posisi keempat hingga kesembilan untuk sementara secara berturut-turut adalah PKS (8,5 persen), PAN (7,5 persen), PKB (6,7 persen), PPP (5,1 persen), Gerindra (4,8 persen), dan Hanura (3,3 persen).

Hasil urutan "real count" tersebut ternyata sama dengan urutan yang diperoleh oleh sejumlah lembaga survei.

Beberapa lembaga survei yaitu LSI, LP3ES, dan Lingkaran Survey Indonesia juga menghasilkan data pada Kamis (9/4) malam bahwa urutan satu hingga sembilan adalah Demokrat, PDI-P, Golkar, PKS, PAN, PKB, PPP, Gerindra, dan Hanura.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009