Jiwasraya: Penjualan saham anak usaha dalam finalisasi administrasi

Jiwasraya: Penjualan saham anak usaha dalam finalisasi administrasi

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko berbicara kepada wartawan di sela Rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020). (ANTARA/Sella Panduarsa Gareta/aa. (ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta)

Jakarta (ANTARA) - Manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyampaikan bahwa proses penjualan saham anak usaha, yakni PT Jiwasraya Putra masih dalam finalisasi administrasi.

"Jiwasraya Putra sudah ada pemenang tapi masih finalisasi CSPA (Conditional Sale and Purchasing Agreement)," ujar Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko melalui video konferensi di Jakarta, Selasa.

Saat ini, lanjut dia, proses penjualan saham anak usaha itu sedang dalam proses administrasi sehingga nama pemenang belum dapat diungkapkan lebih jauh hingga penandatanganan sesuai aturan di pasar modal.

"Kita sudah laporkan mengenai pemenang yang terpilih, tapi aksi korporasi tidak bisa di declare sampai 'sign'. Itu protokol pasar modal dan kita hormati. Pemenang sudah ada tinggal selesaikan administratif," ucapnya.

Ia mengharapkan dalam dua hingga tiga bulan ke depan semua proses administrasi telah rampung dilaksanakan.

"Nanti pada waktunya akan diumumkan, semoga dalam dua, tiga bulan selesai," ujarnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan bahwa PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan diselamatkan oleh anak usaha yang baru dibentuk yakni Jiwasraya Putra yang sudah diberikan konsesi untuk menangani asuransi beberapa perusahaan BUMN.

"Jiwasraya Putra akan menarik investor karena ini bisnisnya sudah ada sehingga dari hasil itu nanti bisa untuk top up cashflow (menambah kas)," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Menurut dia, cara tersebut merupakan satu dari dua skenario penyelamatan asuransi BUMN tersebut yang saat ini mengalami kesulitan kas dalam membayar klaim nasabahnya.

Wimboh berharap upaya tersebut bisa mengatasi kesulitan modal bagi Jiwasraya dalam jangka pendek.


Baca juga: Jiwasraya mulai bayar polis tahap pertama sebesar Rp470 miliar
Baca juga: Jiwasraya susun skema pembayaran klaim untuk nasabah non-tradisional
Baca juga: Jiwasraya terima uang muka penjualan Citos Rp1,4 triliun

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jiwasraya mulai bayarkan dana klaim ke 15.000 nasabah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar