Jakarta (ANTARA News) - Hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara secara nasional hingga Sabtu, pukul 10.02 WIB menunjukkan perolehan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersaing ketat dengan Partai Demokrat.

Berdasarkan data yang dikeluarkan KPU, di Jakarta, PDIP tercatat memperoleh 6.988.227 suara atau 17,69 persen sementara Partai Demokrat 6.868.507 suara atau 17,39 persen.

Sementara di posisi ketiga ditempati oleh partai berlambang pohon beringin yakni Partai Golkar dengan perolehan suara 5.927.737 atau 15,00 persen. Di posisi keempat dan kelima ditempati oleh Partai Keadilan Sejahtera 2.813.646 suara atau 7,12 persen dan Partai Amanat Nasional 2.763.377 suara atau 6.99 persen.

Selanjutnya, Partai Persatuan Pembangunan memperoleh 2.076.038 suara atau 5,25 persen berada di posisi keenam dan posisi ketujuh yakni Partai Kebangkitan Bangsa mendapatkan 1.824.637 suara atau 4,62 persen.

Di bawah PKB, posisi kedelapan diduduki oleh Partai Gerindra yang memperoleh 1.798.127 suara atau 4,55 persen, diikuti Partai Hanura dengan 1.473.469 suara atau 3,73 persen, dan Partai Karya Peduli Bangsa 653.729 suara atau 1,65 persen.

Hingga pukul 10.02 WIB, jumlah total suara sah nasional yaitu 39.507.185 dari total jumlah provinsi yang telah direkapitulasi yakni 14 provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.

Selain itu, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Sementara itu, pada Sabtu (2/5) KPU dijadwalkan melaksanakan rekapitulasi penghitungan perolehan suara nasional di Provinsi Gorontalo dan Sumatera Utara yang terdiri dari tiga daerah pemilihan (dapil). (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009