Persediaan darah di PMI Yogyakarta tersisa 25 persen

Persediaan darah di PMI Yogyakarta tersisa 25 persen

Dokumentasi - Petugas memeriksa darah di Laboratorium Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta, Kotagede, DI Yogyakarta, Senin (23/3/2020). PMI Kota Yogyakarta kekurangan pasokan darah karena adanya imbauan pembatasan kegiatan sosial guna mencegah penyebaran COVID-19 serta pembatalan sejumlah acara donor darah. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/pras.

dibutuhkan bantuan dari masyarakat untuk tetap melakukan donor darah ke PMI
Yogyakarta (ANTARA) - Persediaan darah di PMI Kota Yogyakarta semakin menipis dan rata-rata tersisa sekitar 25 persen dari kondisi saat normal yang disebabkan berkurangnya kegiatan donor darah massal serta pendonor yang datang ke PMI, akibat wabah COVID-19.

“Sejak dua pekan lalu, persediaan darah di PMI Kota Yogyakarta mulai berkurang tetapi masih dalam batas aman. Tetapi akhir-akhir ini semakin berkurang dan hanya tersisa sekitar 25 persen saja,” kata Pimpinan PMI Kota Yogyakarta Lilik Kurniawan di Yogyakarta, Rabu.

Baca juga: Persediaan darah di PMI Yogyakarta aman namun terbatas

Menurut dia, PMI Kota Yogyakarta harus selalu memiliki persediaan darah yang cukup karena kebutuhan darah tidak mengalami penurunan meskipun saat ini berada di tengah pandemi COVID-19.

“Oleh karenanya, dibutuhkan bantuan dari masyarakat untuk tetap melakukan donor darah ke PMI. Kami menerapkan protokol kesehatan yang ekstra ketat untuk mencegah potensi penularan virus corona,” katanya.

Baca juga: PMI DIY siagakan enam posko antisipasi dampak cuaca ekstrem

Protokol kesehatan tersebut di antaranya, selalu mengganti peralatan untuk tiap pendonor seperti “handscoon” dan menerapkan tingkat kehati-hatian yang tinggi sehingga pendonor tidak perlu khawatir untuk melakukan donor darah. Setiap pendonor juga akan memperoleh makanan dan masker gratis.

Saat ini, lanjut Lilik, PMI Kota Yogyakarta cukup kesulitan jika harus menggelar kegiatan donor darah massal karena akan melibatkan massa dalam jumlah banyak sehingga sulit untuk menerapkan aturan “physical distancing” guna mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: PMI DIY siapkan personel bantu penyemprotan disinfektan di area publik

Meskipun demikian, lanjut dia, PMI Kota Yogyakarta siap melakukan jemput bola apabila di suatu lokasi terdapat 10 orang yang siap melakukan donor darah.

“Kami juga berterima kasih kepada seluruh anggota TNI dan Polri yang sudah ikut membantu PMI untuk mengamankan persediaan darah dengan menjadi pendonor,” katanya.

Kegiatan donor darah dari anggota TNI dan Polri dari Polda DIY, Polresta Yogyakarta, Korem 072 Pamungkas, Kodim 0734 Yogyakarta serta Yonif 403 tersebut digelar awal April 2020.

Sedangkan untuk masyarakat, PMI Kota Yogyakarta juga menerjunkan relawan ke seluruh kecamatan untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, bahkan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh Kota Yogyakarta.

Baca juga: Pemkab Kudus masih kesulitan sediakan masker bedah dan VTM

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bersama PMI, PT LRT alih fungsi aset menjadi selter isolasi ​​​​​​​

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar