Balap Sepeda

Kayuh sepeda 36 jam, Geraint Thomas galang 5,7 miliar untuk amal

Kayuh sepeda 36 jam, Geraint Thomas galang 5,7 miliar untuk amal

Pebalap sepeda Team INEOS Geraint Thomas asal Britania (REUTERS/CHRISTIAN HARTMANN)

Jakarta (ANTARA) - Mantan juara Tour de France Geraint Thomas mengayuh sepeda selama 36 jam di rumahnya hingga mengumpulkan 300.000 poundsterling atau sekitar 5,7 miliar rupiah yang akan ia sumbangkan ke layanan kesehatan nasional (NHS) di Inggris.

Pebalap sepeda asal Wales itu mengayuh turbo bike 12 jam setiap harinya selama tiga hari tantangan yang ia lakukan di rumahnya yang berada di Cardiff untuk menggalang dana penanggulangan pandemi virus corona.

Baca juga: Geraint Thomas ingin Tour de France tahun ini bisa digelar

Periode 12 jam itu bermaksud untuk menyimulasikan jam kerja para pekerja kesehatan di Inggris.

"Tak berlebihan, dua jam terakhir adalah yang terberat yang pernah aku jalani di atas sepeda," kata Thomas kepada BBC seperti dikutip AFP, Sabtu.

"Aku nyaris tak bisa duduk," kata juara Tour de France 2018 itu.

Baca juga: Tour de France mundur ke 29 Agustus-20 September

Musim balap sepeda yang terpaksa tertunda karena pandemi menginspirasi Thomas untuk membuat tantangan tersebut yang ia samakan dengan menyelesaikan delapan hingga sembilan etape Tour itu sendiri.

"Aku akan istirahat satu pekan untuk memulihkan diri dari ini," kata Thomas setelah menyelesaikan target 36 jam di atas sepedanya.

"Perjalanan terjauh yang pernah aku tempuh di jalan adalah delapan jam dan 20 menit di dalam grup dan itu pun dengan berhenti untuk (minum) kopi."

"Di atas (sepeda) turbo paling lama tiga jam dan banyak perbedaannya dari mengayuh sepeda di luar di mana kalian bisa melihat pemandangan dan jalur turunan," pungkas peraih dua medali emas Olimpiade itu.

Baca juga: Bardet pilih Tour de France dibanding Giro
Baca juga: Jika Tour de France tidak aman, tim INEOS akan mundur
Baca juga: Dunia balap sepeda terancam krisis ekonomi jika Tour de France batal

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar