Presiden Yudhoyono Akan Bersepeda Bersama Komunitas B2W

Presiden Yudhoyono Akan Bersepeda Bersama Komunitas B2W

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Ani Yudhoyono bersepeda memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (ANTARA/Salis Akbar)

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan bersepeda bersama dengan para menteri dan sekitar 3000 orang dari komunitas pekerja bersepeda (Bike To Work/B2W) dari Jabodetabek pada hari Minggu (7/6).

"Presiden diajak untuk bersepeda dalam rangka Hari Lingkungan Hidup (5 Juni)," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) Rachmat Witoelar usai menyerahkan piagam dan plakat Adipura dan Adiwiyata di Jakarta, Jumat.

Acara bersepeda bersama tersebut, kata MenegLH, merupakan ajakan bagi semua orang untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermoto dalam rangka mengurangi pencemaran udara dan peduli terhadap lingkungan.

Dia mengatakan saat ini ada trend masyarakat di kota-kota metropolitan di dunia seperti Washington DC, Beijing, Moskow dan Deen Haag yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi.

Sedangkan Ketua Umum Bike To Work, Toto Sugito mengatakan acara bersepeda bersama Presiden RI akan dimulai pukul 07.00 pagi diawali di areal Parkir Timur Senayan sampai ke kawasan Monas.

Toto menjelaskan Presiden RI bersepeda dengan ditemani ibu negara Ani Yudhoyono dan menteri-menteri seperti MenegLH dan Menristek Kusmayanto Kadiman serta Gubernur DKI Fauzi Bowo.

MenegLH menambahkan beberapa tokoh politis juga akan turut bersepeda seperti Akbar Tanjung, Tifatul Sembiring dan Hidayat Nurwahid.

Sebelumnya, 40 orang penerima anugerah Kalpataru termasuk 12 orang penerima Kalpataru tahun 2009 melakukan deklarasi penerima penghargaan Kalpataru 2009 yang berisi tujuh point tentang penyelamatan lingkungan.

Dalam deklarasi tersebut, Penerima Kalpataru antara lain berusaha mendorong komponen bangsa untuk menempatkan isu lingkungan sebagai isu utama dan akan membangun aliansi strategis antar pihak yang mempunyai kepentingan lingkungan untuk menyatukan visi, misi dan strategi.

Pada pagi harinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, menyerahkan penghargaan Kalpataru, Adipura, dan Adiwiyata Mandiri dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.

MenegLH Rachmat Witoelar dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan tersebut diserahkan pada pihak-pihak yang mampu melestarikan lingkungan dan memberikan kontribusi pada perbaikan lingkungan.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan buku status lingkungan hidup 2009 dan juga penandatanganan sampul hari pertama perangko seri lingkungan hidup 2009.

Terdapat sejumlah kategori dalam penghargaan Kalpataru, yaitu perintis lingkungan di berikan pada Timotius Hindom dari Kampung Wurkendik Papua Barat, Viktor Emanuel Raiyon dari Desa Reroroja, Nusa Tenggara Timur, Anyie Apuy Desa Long Alongo, Kaimantan Timur, Alexander Ketaren dari Sumatera Utara dan Kasmir Gindo Sutan dari Sumatera Barat.

Untuk kategori pengabdi lingkungan diberikan pada Kadis SP dari Lombok Utara Nusa Tenggara Barat, Djoni dari Padang Sumatera Barat, Makaampo Ratundulage Madonsa dari Kecamatan Tahuna Induk Sulawesi Utara.

Kategori penyelamat lingkungan, Kalpataru, diberikan pada Lembaga Adat Dayak Wehea dari Kalimantan Timur, Ninik Mamak dari Negeri Enam Tanjung Kampar Riau.

Kategori pembina lingkungan diberikan pada Imdaad Hamid dari Balikpapan Kalimantan Timur dan Irwansyah Idrus dari Jakarta Pusat.(*)

Pewarta: handr
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2009

Kusta pada anak indikasi lingkungan tak sehat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar