Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Umum PB ISSI Sofyan Ruzian mengatakan, tim nasional akan menurunkan 30 pembalap untuk memenuhi target meraih medali emas di kejuaraan balap sepeda Asia di Tenggarong, Kaltim, 14-20 Agustus mendatang.

"Pembalap yang akan ditampilkan di kejuaraan Asia itu, 12 diantaranya merupakan pembalap sepeda yang ada di Program Atlet Andalan (PAL)," ujar Sofyan Ruzian di Jakarta, Kamis.

Ruzian menegaskan, hingga kini pembalap yang menyatakan hadir ke Kaltim datang dari 26 negara. Sedang pembalap asal China yang sudah memberikan konfirmasi keikutsertaannya ditunggu untuk memasukkan daftar nama atletnya.

Para pembalap nasional yang akan diturunkan dalam kejuaraan Asia itu sampai saat ini masih ditempa di Jakarta dan Jawa Barat, serta sebagian di Tenggarong.

Menjelang hari H-nya, para pembalap tersebut langsung berkumpul di Kaltim untuk tampil dalam pertandingan.

Ia melanjutkan, meski para pembalap yang dipromosikan ke kejuaraan Asia berlatih di tiga tempat, namun pengawasan tetap dilakukan oleh PB ISSI.

Union Cycling International (UCI) juga sudah melakukan pemantauan di velodrome dan ajang road race di Tenggarong.

Melalui pemantauan tersebut, katanya, kejuaraan tersebut setidaknya sudah mendapat legalitas dari UCI.

Soal target tim tuan rumah, Sofyan hanya berujar bahwa tim Indonesia akan berusaha sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik.

"Untuk level Asia diperlukan perjuangan ekstra keras bagi pembalap nasional meraih medali emas karena gudang pembalap sepeda kelas dunia ada di kawasan Asia seperti Jepang, China dan pecahan negara Uni Soviet," katanya.

Hal itu yang membuat PB ISSI tidak gegabah memberikan target pada atletnya meski sudah melakukan latihan intensif di Program Atlet Andalan.

Namun ia optimistis medali emas bisa diukir melalui atlet putri Shantia Trikusuma yang sukses meraih medali emas di Piala Asia di Jepang, bulan lalu. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009