Seorang santri Riau pulang dari Magetan positif COVID-19

Seorang santri Riau pulang dari Magetan positif COVID-19

Sejumlah keluarga pasien (kanan) memperhatikan tenaga medis dan penggali kubur yang mengenakan alat pelindung diri saat proses pemakaman keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tengku Mahmud Palas di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/4/2020). Pemerintah Indonesia menyatakan hingga 28 April pukul 12.00 WIB, jumlah kematian akibat COVID-19 mencapai 773 orang dari 9.511 kasus terkonfirmasi positif, sedangkan yang sembuh ada 1.254 orang. ANTARA FOTO/FB Anggoro/20.

Pekanbaru (ANTARA) - Jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi Riau pada Rabu ini bertambah jadi 41 orang, setelah ada penambahan satu kasus dari seorang santri yang tertular virus mematikan itu.

Juru Bicara COVID-19 Riau dr. Indra Yovi Sp.P (K) di Pekanbaru, Rabu, menjelaskan pasien ke-41 di Riau adalah santri berinisial SAR. Pasien berusia 19 tahun itu adalah warga Kabupaten Indragiri Hilir dan sudah diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Ia mengatakan SAR adalah santri yang baru saja pulang dari daerah terjangkit, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur.

“Pasien SAR merupakan santri yang bersekolah di Magetan dan pulang ke Riau pada tanggal 12 April 2020,” katanya.

Baca juga: Ketika wabah mengubah rutinitas hidup dokter dan penggali kubur

Baca juga: Ustadz-ustadzah terdampak, DDII ajak warga Bengkalis-Riau ikut peduli


Menurut dia, santri tersebut tidak ada hubungannya dengan pemulangan sebanyak 250 santri, dari pulau Jawa pada awal bulan April lalu ke Riau. Pasien tersebut diduga ada kontak erat dengan salah satu santri positif di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Jawa Timur.

“Santri ini, berbeda dengan pemulangan santri yang lalu, itu beda. Tetapi pasien yang baru ini pulang dari Magetan, 12 April lalu dan ada kontak bersama santri Pesantren Al Fatah Jawa Timur,” katanya.

Untuk menelusuri kemungkinan terbentuknya kluster baru di Inhil, Dinas Kesehatan Provinsi Riau akan melakukan pelacakan (tracing) kontak dari pasien SAR.

Dengan penambahan tersebut, ia mengatakan hingga Rabu ini di Provinsi Riau total terdapat 41 kasus positif. Rinciannya 23 dirawat, 14 sehat dan sudah dipulangkan, serta empat orang meninggal dunia.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 249 orang yang masih dirawat dan 82 orang telah meninggal dunia. Jumlah PDP yang terkonfirmasi negatif COVID-19 ada 285 orang dan sudah dipulangkan.

Sementara itu, masih ada 13.384 orang dalam pemantauan (ODP) di Riau.*

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Riau bertambah satu dari klaster Dumai

Baca juga: Pemkab Siak siapkan lahan pemakaman 3,2 ha untuk pasien COVID-19


Pewarta: FB Anggoro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar