Arab Saudi laporkan 1.325 kasus tambahan virus corona

Arab Saudi laporkan 1.325 kasus tambahan virus corona

ARSIP FOTO: Umat Muslim melaksanakan salat tarawih di depan Kabah di Masjidil Haram pada hari pertama bulan suci Ramadhan ditengah pandemi virus corona (COVID-19), di kota suci Makkah, Arab Saudi, Jumat (24/4/2020). (REUTERS/Stringer .)

Riyadh (ANTARA) - Arab Saudi melaporkan 1.325 kasus tambahan virus corona pada Rabu, menambah total menjadi 21.402 kasus, menurut Kantor Berita Saudi.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Mohammed Al Abdulaali mengatakan saat konferensi pers bahwa kerajaan juga melaporkan lima kematian tambahan, sehingga secara keseluruhan tercatat 157 kematian.

Terdapat 18.292 kasus aktif, yang 125 di antaranya dalam kondisi kritis. Sementara itu, hingga kini kerajaan telah mencatat 2.953 pasien sembuh.

Baca juga: Saudi larang tarawih, itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi saat pandemi

Mohammed Al Abdulaali mengimbau langkah pencegahan selama berbelanja setelah toko dan mal komersial kembali beroperasi. Ia juga mengatakan anak-anak di bawah umur 15 tahun dan lansia dengan riwayat penyakit kronis agar tidak berbelanja demi keselamatan mereka.

Saudi membuka  kembali sebagian toko dimulai pada Rabu, di mana pasar dan mal hanya diperbolehkan buka sejak 09.00 - 17.00 waktu setempat. 

Pembukaan kembali sejumlah mal dan toko itu memberikan keceriaan kepada para pengunjung. Bahkan sejumlah pembeli mengatakan bahwa suasana di mal sudah seperti situasi normal sebelum pemberlakuan karantina wilayah.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Pusat perbelanjaan, pasar mulai dipenuhi warga Arab Saudi
Baca juga: Mulai 6-20 Ramadhan, Arab Saudi izinkan beberapa aktivitas ekonomi

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menteri Agama sebut Arab Saudi batasi haji untuk domestik dan ekspatriat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar