China klaim tidak tertarik ikut campur dalam pilpres AS

China klaim tidak tertarik ikut campur dalam pilpres AS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping melakukan pertemuan secara khusus di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6/2019). ANTARA/REUTERS/Kevin Lamarque/aa.

Pemilihan presiden AS adalah urusan internal, kami tidak tertarik untuk mencampuri urusan itu
Beijing (ANTARA) - China pada Kamis mengklaim tidak berminat ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan yakin bahwa Beijing akan berusaha membuatnya kalah dalam pemilihan ulang pada November mendatang.

"Pemilihan presiden AS adalah urusan internal, kami tidak tertarik untuk mencampuri urusan itu," kata jurubicara kementerian luar negeri China Geng Shuang kepada wartawan dalam briefing harian.

"Kami berharap rakyat AS tidak akan menyeret China ke dalam politik pemilihan umumnya."

Dalam sebuah wawancara untuk Reuters pada Rabu, Trump mengatakan "China akan melakukan apa saja untuk membuat saya kalah dalam persaingan ini".

Ia menambahkan bahwa ia percaya Beijing menginginkan lawannya dari Demokrat, Joe Biden, memenangi pemilihan presiden untuk meringankan tekanan yang diberikan Trump terhadap China terkait perdagangan dan masalah lainnya.

Trump juga mengatakan selama wawancara bahwa dia sedang mempertimbangkan opsi yang berbeda dalam hal konsekuensi untuk Beijing atas pandemi virus corona.

Dia dan pejabat tinggi lainnya menyalahkan China atas COVID-19, penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona baru. Virus ini telah menginfeksi lebih dari 1 juta orang Amerika dan telah menyebabkan resesi perekonomian AS.

"Ada banyak hal yang bisa saya lakukan," kata Trump kepada Reuters. "Kami sedang melihat apa yang terjadi."

Geng menegaskan kembali saat pengarahan Kamis bahwa China adalah korban epidemi dan bukan kaki tangannya.

Ia menambahkan bahwa upaya "politisi tertentu" untuk mengalihkan kesalahan dari penanganan wabah mereka yang buruk ke Beijing hanya akan "mengungkap masalah AS sendiri. ".

"AS harus tahu ini: musuhnya adalah virus, bukan China," katanya.

Baca juga: Tiongkok berharap presiden baru AS lebih kooperatif
Baca juga: Trump sebut China seharusnya bisa hentikan penyebaran virus corona
Baca juga: Trump tuding WHO condong ke China, gagal tangani virus corona

Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

China - Arab berjuang bersama lawan corona

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar