Johannesburg (ANTARA News/Reuters) - Brazil bangkit dari ketinggalan dua gol dan berhasil mengalahkan Amerika Serikat 3-2 pada pertandingan final Piala Konfederasi di Johannesburg, Afsel, Minggu (Senin pagi WIB).

Dengan kemenangan di hadapan lebih dari 52 ribu penonton di Stadion Ellis Park itu Brazil berhasil mempertahankan Piala Konfederasi

AS, yang di semifinal membuat kejutan dengan mengalahkan Spanyol, terlihat bakal menjadi penakluk tim besar berikutnya setelah gol yang dibuat Clint Demsey dan Landon Donovan membuat mereka memimpin 2-0 hingga babak pertama usai.

Kiper AS Tim Howard melakukan sejumlah penyelamatan gemilang sebelum striker Brazil Luis Fabiano membuka skor bagi tim samba pada awal babak pertama.

Pada menit ke-74 Fabiano kembali mencetak gol melalui sundulannya untuk menyamakan kedudukan.

Kapten Brazil Lucia melengkapi upaya pengejaran timnya dengan gol melalui sebuah tendangan keras saat pertandingan tinggal enam menit lagi.

Final Piala Konfederasi malam itu memperlihatkan suatu pertandingan yang indah dan penonton yang antusias -- hal yang bagus menjelang putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Pelatih Brazil Dunga kepada wartawan menyatakan puas dengan penampilan timnya.

"Bahkan ketika kami ketinggalan 0-2, tim kami masih tetap percaya diri. Saya katakan kepada pemain di babak pertama untuk memanfaatkan sayap dan tetap sabar. Kami dapat melakukan itu, kami telah bersama selama 29 hari dan kami memang menargetkan untuk menang," kata Dunga.

"Sangat sulit untuk mengejar ketinggalan dua gol, tidak mudah, tapi jika anda punya pemain yang pantang menyerah, anda punya peluang. Dan kami bangkit pada babak kedua. Kami menunjukkan suatu profesionalisme tingkat tinggi."

Brazil pada penyisihan grup telah mengalahkan AS 3-0, tapi ternyata mendapat perlawanan lebih keras pada babak final.

"Perasaan kami bercampur antara kecewa dan bangga," kata pelatih AS Bob Bradley.

"Kalah setelah unggul dua gol adalah menyakitkan. Moment yang paling menyakitkan adalah ketika kebobolan begitu cepat pada babak kedua --- itu yang membuat tim lawan bangkit," katanya.

Gol pertama AS terjadi ketika Demsey yang menerima umpan silang Jonathan Spector melancarkan sebuah tendangan cepat yang gagal diamankan oleh kiper Brazil Julio Cesar.

Secara mengejutkan, AS dapat menggandakan keunggulannya pada menit ke-27. Kapten tim Donovan membangun serangan dan menyodorkan bola kepada Ricardo Clark yang menggiring dari sayap kiri sebelum memberi umpan silang lagi ke Donovan.

Donovan menyelesaikanya dengan gol internasionalnya yang ke-40 dalam 114 kali penampilannya.

Brazil yang telah 14 kali mengalahkan AS dalam 15 kali pertemuan mereka, lebih menguasai bola namun jarang mendapat peluang emas. Akhirnya ketika babak kedua baru berjalan satu menit Luis Fabiano dalam membuka skor ketika tendanganya melintas di antara kaki pemain-pemain belakang AS.

Setelah gol itu, Brazil makin berbahaya. Sedikitnya dua kali kiper AS Howard harus melakukan penyelamatan gemilang atas sundalan Lucio dan Kaka.

Di menit ke-74 Kaka dapat melewati Spector di sayap kiri sebelum mengirim umpan silang ke Robinho yang langsung menyambut bola dengan tembakan kerasnya. Bola membentur tiang. melambung dan akhirnya disundul Fabiano sehingga skor 2-2.

Brazil berada di atas angin, dan mereka dapat memanfaatkan moment itu dengan gol penentuan oleh Lucio.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009