Tim medis COVID-19 Sorong-Papua Barat disediakan hotel untuk istirahat

Tim medis COVID-19 Sorong-Papua Barat disediakan hotel untuk istirahat

Hotel Waigo di Kampung Baru, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, menjadi tempat istirahat tim medis yang menangani kasus COVID-19 yang disediakat Pemkot Sorong. (FOTO ANTARA/ Ernes Kakisina)

Tenaga kesehatan adalah garda terdepan sehingga mereka harus mendapat fasilitas istirahat yang baik agar dapat melaksanakan tugas dengan baik pula
Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, menyediakan 50 kamar di Hotel Waigo, Kampung Baru sebagai tempat istirahat bagi tim medis yang menangani pasien virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau di Sorong, Jumat mengatakan bahwa pemerintah daerah menyiapkan 50 kamar di hotel itu bagi dokter dan tenaga medis lainnya, termasuk petugas jenazah yang menangani pasien corona untuk beristirahat usai menjalankan tugas.

Dia mengatakan hal tersebut dilakukan agar usai menjalani tugas penanganan pasien COVID-19 tenaga medis, dokter, dan petugas jenazah tidak langsung pulang ke rumah demi menghindari kontak dengan keluarga mereka.

Menurut dia, tenaga kesehatan penanganan COVID-19 bekerja saling bergantian, yakni dua pekan bertugas dan dua pekan istirahat.

Ia menambahkan di tempat istirahat bagi tenaga kesehatan tersebut kebutuhan makanan mereka dijamin oleh pemerintah daerah.

"Tenaga kesehatan adalah garda terdepan sehingga mereka harus mendapat fasilitas istirahat yang baik agar dapat melaksanakan tugas dengan baik pula," kata Lambert Jitmau.

General Manager Hotel Waigo Agus Sunarto yang memberikan keterangan terpisah mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 50 kamar bagi tenaga medis yang menangani COVID-19.

Dia menyampaikan, petugas hotel yang akan melayani tenaga medis tersebut juga menggunakan protokol COVID-19. Dari pintu masuk sampai kamar tidur setiap saat disterilkan dengan penyemprotan.

"Petugas hotel yang akan melayani kebutuhan tim medis saat menjalani istirahat juga dilengkapi dengan alat pelindung diri serta menjaga jarak interaksi sebagaimana protokol COVID-19," demikian Agus Sunarto.

Baca juga: Menkes belum kabulkan PSBB Sorong

Baca juga: Dikarantina, sekeluarga pasien positif COVID-19 Sorong dievakuasi

Baca juga: Sorong tutup bandara dan pelabuhan untuk penumpang

Baca juga: Tiga warga Sorong positif COVID-19 via transmisi lokal, sebut satgas

Baca juga: Pemkot Sorong siapkan 1.000 ton beras bagi warga terdampak COVID-19

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BMKG ingatkan potensi bencana hidrometeorologi di musim kemarau basah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar