Wilayah karantina COVID-19 di Jayapura rutin dipasok sayur segar

Wilayah karantina COVID-19 di Jayapura rutin dipasok sayur segar

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua membagikan sayuran kepada masyarakat yang tinggal di wilayah karantina tertentu di Pasar Lama Sentani, Sabtu (2/5/2020). (FOTO ANTARA/HO/Humas Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jayapura)

Sayur yang kami salurkan itu dibeli dari kelompok kelompok tani yang ada di Kota Sentani dan kami salurkan ke wilayah karantina COVID-19
Sentani, Jayapura (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua secara rutin menyalurkan sayur segar kepada warga di wilayah karantina akibat dampak pandemi COVID-19 tertentu di kabupaten tersebut.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura, David A. Zakaria di Sentani, Selasa mengemukakan bahwa selain bantuan sembilan bahan pokok (sembako) dari pemerintah, ratusan warga yang sedang menjalani masa karantina wilayah tertentu di Pasar Lama Sentani, juga mendapatkan bantuan sayuran segar.

"Kami terus memberikan bantuan sayuran selain bantuan bahan makanan," katanya.

Menurut dia  sayuran segar yang dibagikan kepada warga yang dikarantina itu dibeli langsung dari sejumlah petani lokal yang ada di wilayah Kota Sentani.

"Sayur yang kami salurkan itu dibeli dari kelompok kelompok tani yang ada di Kota Sentani dan kami salurkan ke wilayah karantina COVID-19," katanya.

Dia menyebutkan, pembagian sayuran ini diberikan bersamaan dengan distribusi bahan makanan yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, melalui Dinas Sosial.

David mengaku, hingga kini memang belum semua warga mendapatkan sayuran tersebut. Hal ini disebabkan karena minimnya ketersediaan sayuran di kelompok tani yang ada.

Apalagi, kata dia, selain melayani pembelian dari pemerintah, petani-petani lokal ini juga harus melayani beberapa pelanggan penjual sayur lainnya.

"Jadi, persediaan kita masih terbatas karena jumlah produksi sayuran juga dibagi dengan para pelanggan lainnya," katanya.

Ia menambahkan, upaya pemerintah membeli sayur dari masyarakat atau kelompok tani yang ada di Kabupaten Jayapura ini sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi terhadap masyarakat. Dengan begitu para petani sayuran tidak terlalu terkena dampak akibat minimnya pembeli.

"Jadi, ini juga yang didorong oleh bapak Bupati Jayapura agar selama pandemi COVID-19 ada pemberdayaan terhadap para petani yang ada di daerah ini," demikian David A. Zakaria.

Baca juga: Pasien positif corona di Kabupaten Jayapura bertambah 2 jadi 27 orang

Baca juga: Kabupaten Jayapura siapkan 534.000 masker untuk warga

Baca juga: Masker dan pemberdayaan usaha kecil di Kabupaten Jayapura


Pewarta: Musa Abubar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

DPRD Magetan dorong Pemkab borong hasil sayuran petani

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar