KKP bagikan makanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini

KKP bagikan makanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini

KKP bagikan nasi ikan ke warga perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (ANTARA/HO-KKP)

Jakarta (ANTARA) - Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembagian nasi ikan ke wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Distrik Sota, Merauke, Papua.

Pembagian nasi ikan itu, berdasar keterangan resmi dari KKP di Jakarta, Rabu,  bukan kali pertama bagi tim BKIPM. Sejak 1 Mei 2020 lalu, wilayah perbatasan menjadi fokus pembagian Nasi Ikan dari KKP.

Staf KKP Tohirin  menceritakan,  dengan menggunakan mobil doublecabin, tim BKIPM KKP bergerak menuju Sota pada Senin (4/5) sore. Menempuh perjalanan sepanjang 80 kilometer, tim berusaha sampai sebelum gelap.

Setelah melalui satu jam perjalanan, rasa lelah tim terobati dengan sambutan hangat dari warga setempat.

Tohirin mengatakan, pembagian makanan itu tak hanya untuk warga, namun juga ditujukan kepada para prajurit yang bertugas menjaga perbatasan negara.

Di Distrik Sota, terdapat tiga lokasi pembagian Nasi Ikan meliputi Pos COVID-19 di Tugu Kembar, pemukiman di Jalur Poros ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan permukiman jalur-jalur lokal di sekitar Sota.

Warga penerima Nasi Ikan juga dari beragam agama. Dikatakan Tohirin, gerakan ini merupakan bentuk solidaritas KKP terhadap warga Indonesia di tengah pandemi Covid-19. "Ini adalah aksi solidaritas jadi tidak pandang agama, suku atau ras," ujarnya.

Guna memastikan tidak ada kerumunan warga saat pembagian, tim BKIPM mendatangi satu per satu rumah sasaran. Para pegawai BKIPM juga mengikuti protokol keamanan COVID-19 yakni mengenakan masker dan sarung tangan.

"Kami datangi rumah warga satu per satu dan kami bagikan rata berdasarkan kondisi ekonomi mereka," ucapnya.

Seperti diketahui, pembagian Nasi Ikan digagas sendiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Gerakan Nasi Ikan dimulai 1 Mei 2020 dan akan berlangsung selama Ramadhan. Setiap harinya, ada belasan ribu Nasi Ikan yang dibagikan di seluruh Indonesia melalui pegawai KKP di daerah.

Menteri Edhy memastikan, dana gerakan ini bukan menggunakan anggaran negara tapi hasil patungan karyawan KKP seluruh Indonesia. Nasi Ikan dibeli dari warung-warung kecil dan hasil masakan ibu rumah tangga.



Baca juga: KKP bagikan puluhan ribu nasi lauk ikan bagi warga terdampak COVID-19

Baca juga: Cegah COVID-19, KKP bagikan masker di kawasan konservasi Kupang

Baca juga: Hadapi pandemi, KKP terus berikan stimulus bagi pembudidaya ikan

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menteri KP: saatnya isi zona ekonomi eksklusif dengan nelayan Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar