Jakarta (ANTARA News) - Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Kuningan, Jakarta, hingga Senin petang masih merawat delapan orang korban ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton.

Dari keterangan pihak RS MMC, nama-nama korban sebagai berikut, Andrew Stuart Cobhan, warga negara Kanada, Giovani Suhardi, Direktur Utama Group Lautan Luas, I Gusti Agung Ray, anggota BPK, Marico Asmarawati, Oki Utomo, Yurike Martiningrum, Yusuf Purnomo.

Beberapa pasien yang akhirnya memilih pindah ke rumah sakit Singapura, yakni Cindy Edward, Gary Ford, Kevin More, dan Simon Pevral Lowes asal Amerika Serikat.

Pasien lain yang juga pindah ke Singapura adalah Peter van Wesel dari Belanda dan Scott Mirilles dari Australia, Max Boon, warga Belanda, ke Singapura dan pulangnya Cho Ing Sang asal Korea Selatan.

Pada hari Jumat (17/7) sekitar pukul 07.45 WIB terjadi ledakan bom di Hotel JW Marriott, kemudian disusul di Hotel Ritz-Carlton Jakarta.

Terdapat sembilan korban tewas dan 55 orang luka-luka yang terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA).

Para korban ledakan bom itu dibawa ke sejumlah rumah sakit antara lain RS Jakarta, RS Metropolitan Medical Center (MMC), dan RS Medistra dan RS Kramat Jati.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009