Golkar Sumbar dorong kader terbaik maju jadi kepala daerah di Pilkada

Golkar Sumbar dorong kader terbaik maju jadi kepala daerah di Pilkada

Bendahara DPD Partai Golkar Erick Hariyona (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Kader terbaik akan kita dukung dan dalam penilaian kita tetap bergantung pada survei yang dilakukan di masyarakat setempat
Padang, (ANTARA) - DPD Partai Golkar Sumatera Barat (Sumbar) mendorong kader terbaik maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah ini rencananya akan digelar Desember 2020 jika kondisi kembali normal setelah pandemi COVID-19 berakhir.

Ketua DPD Golkar Sumbar Khairunnas, di Padang, Selasa, mengatakan untuk pilkada memang ditargetkan dilaksanakan pada Desember 2020, tapi itu bergantung pada pandemi ini.

"Kita mendorong kader terbaik kita maju, salah satunya anggota DPR RI John Keneddy Aziz maju di Pilgub Sumbar," kata dia.
Baca juga: Pengurus Golkar targetkan raih 70 persen kursi kepala daerah Sumbar


Selain itu, ada beberapa nama seperti Sekretaris Golkar Desra Ediwan yang digadang maju sebagai calon Bupati Solok.

Kemudian ada tokoh muda, Erick Hariyona yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Partai Golkar Sumbar periode 2020-2025. Erick akan maju sebagai Bupati Pasaman Barat.

"Kader terbaik akan kita dukung dan dalam penilaian kita tetap bergantung pada survei yang dilakukan di masyarakat setempat," kata dia lagi.

Selain itu, apabila memang kader partai belum mampu maju dalam pilkada di Sumbar, pihaknya akan mencari dari luar partai.

"Saat ini sebenarnya sudah ada yang mendapatkan penugasan dari DPP untuk sosialisasi diri maju dalam pilkada, namun nyatanya mereka tidak menjalankan amanat tersebut," kata dia pula.

Ia mengatakan dalam susunan pengurus Golkar Sumbar banyak terdapat wajah muda yang merupakan kader dari golongan milenial.

Menurut dia, ini merupakan kaderisasi partai dalam menghadapi tantangan ke depannya.
Baca juga: KPU Sumbar tunggu arahan pusat terkait kelanjutan pilkada


Bendahara Golkar Sumbar Erick Hariyona mengatakan dirinya ingin maju sebagai Bupati Pasaman Barat dalam pilkada nanti.

"Kita ingin berbuat yang terbaik untuk kampung halaman. Saat ini jumlah penerima PKH di Pasaman Barat mencapai 70 ribu orang dan ini menggambarkan kemiskinan masih menjadi momok," kata dia pula.

Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan pengenalan diri kepada masyarakat serta menyerap aspirasi yang dibutuhkan warga dalam memperbaiki kondisi ekonomi mereka

"Kita bertekad memberikan yang terbaik untuk daerah dan yang paling penting adalah menyejahterakan rakyat. Pasaman Barat merupakan daerah yang kaya akan potensi perkebunan dan ini menjadi modal bagi daerah dalam meningkatkan perekonomian," kata dia lagi.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Evakuasi KM Shahraz butuh waktu lebih dari sebulan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar