Asia Cooking Journeys bagikan makanan buatan chef bagi tenaga medis

Asia Cooking Journeys bagikan makanan buatan chef bagi tenaga medis

Pendiri Yayasan Maria Monique Lastwish (YMML), Natalia Tjahja. (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Pendiri Yayasan Maria Monique Lastwish (YMML), Natalia Tjahja menginisiasi "Asia Cooking Journeys" yakni program donasi yang memberikan bantuan makanan kepada para tenaga medis yang menangani pandemi virus corona baru (COVID-19) di sejumlah negara di Asia.

"Program sudah dimulai sejak 25 April 2020 dan sudah mencakup empat negara yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia dan Singapura," kata Natalia kepada ANTARA di Jakarta hari ini.

Asia Cooking Journeys merupakan bentuk apresiasi kepada para petugas medis yang telah berjuang luar biasa menghadapi COVID-19 lewat menu-menu hidangan spesial yang dimasak oleh para chef dan home cook.

"Setiap Sabtu dan Minggu para chef dan home cook yang bergabung dengan program membuat satu porsi masakan. Masakan itu lalu diantar oleh layanan antaran online, khususnya ojek online," kata Natalia yang menambahkan bahwa program juga diberikan kepada kaum difabel.

Baca juga: Chef Degan: masak bersama keluarga bisa jadi aktivitas fisik di rumah

Baca juga: Chef restoran Tabla, Floyd Cardoz meninggal dunia akibat corona


Khusus di Indonesia, di luar para home cook, setidaknya sudah ada 20 chef dari berbagai restoran kenamaan yang menyalurkan makanan kreasi mereka kepada delapan rumah sakit di seluruh Indonesia.

Para tenaga medis mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Mendapatkan hidangan dari chef setiap akhir pekan dari program Asia Cooking Journeys disebut menjadi sebuah "hiburan" bagi para dokter, perawat dan staf lainnya yang menangani langsung pasien yang sangat terkuras fisik dan emosionalnya.

"Ide Asia Cooking Journeys yang berkolaborasi dengan chef ternama untuk membuat menu andalannya bagi tenaga medis memberikan warna baru bagi kami, sejenak bisa melupakan ketegangan di rumah sakit dan memanjakan lidah dengan hidangan lezat semoga bisa menjadi immune booster juga bagi tenaga medis," kata dr Abdul Chairy SpA, salah satu tenaga medis Spesialis Anak di RS Dr Abdul Radjak Salemba, Jakarta.

Senada dengan dr Abdul, dr Jeshika Febi Kusumawati, tenaga medis di RS Cipto Mangunkusumo mengatakan program ini sangat menyentuh hati tenaga medis.

"Dalam menghadapi pandemi COVID-19 saat ini, dukungan moral sangat kami butuhkan sebagai tenaga medis dan Asian Cooking Journeys ini membuat saya sangat dihargai karena kami sudah tidak memikirkan lagi mau makan apa, tapi yang penting makan. Semangat saya bertambah pasca dapat makanan enak favorit dari Chef," katanya.

Baca juga: Park Bo-gum jadi chef baru Soo-ah di episode akhir "Itaewon Class"

Baca juga: Ingin mulai bisnis kuliner kekinian? Ini tips Chef Arnold


Program diapresiasi banyak pihak termasuk putri sulung Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Ma'rifah.

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi lingkungannya,program Asia Cooking Journeys adalah program untuk saling memberikan dukungan bagi tenaga medis dan difabel adalah bentuk kepedulian," kata Siti.

Sejumlah chef yang bergabung dari Indonesia di antaranya adalah Chef Horison Ultima Bandung, Chef Devina Hermawan, Chef Silk Hotel, Chef Food Opera, hingga Chef Cungo Express.

Baca juga: Mau buat burger sendiri? Simak tipsnya dari chef Ian Chin

Baca juga: Tips sukses mendirikan restoran ala Chef Juna

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar