Jayapura (ANTARA News) - Maskapai penerbangan Aviastar, akan kembali melayani angkutan penerbangan dari Jayapura menuju Wamena Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, setelah sempat terhenti selama beberapa pekan, karena ketiadaan armada pesawat.

"Paling lambat akhir bulan Agustus ini, pesawat kita yang saat ini berada di Jakarta, sudah tiba di Jayapura, dan akan segera melayani penerbangan," kata Perwakilan Aviastar Papua, Marcelino, kepada ANTARA, di Jayapura, Kamis.

Ia menjelaskan, pesawat yang disiapkan tersebut adalah seri 200 buatan Inggris, dengan kapasitas muatan 10 ton untuk pesawat "cargo" atau barang dan 90 tempat duduk untuk pesawat penumpang.

"Kalau untuk penumpang, hitungannya 90 kursi dengan berat per orang adalah 80 kilogram. Tapi kalau membawa barang, maka kita hitungannya demi keamanan penerbangan, hanya memuat 75 kursi dengan barang bawaannya," terangnya.

Marcelino mengungkapkan, akibat adanya regulasi baru penerbangan yang hanya memperkenankan sebuah pesawat dalam penerbangannya hanya boleh membawa penumpang atau kargo, tidak bisa kombinasi keduanya, maka pihak Aviastar melakukan strategi penerbangan.

Ia menjelaskan, strategi itu adalah menjadikan pesawat tersebut sebagai pembawa kargo jika dalam penerbangan dari Jayapura ke Wamena, sementara sebaliknya penerbangan dari Wamena ke Jayapura, pesawat hanya akan membawa penumpang.

Ia mengatakan, semua pengguna jasa penerbangan harus memahai strategi perusahaan itu dan jangan sampai tidak terjadi adanya pemaksaan kehendak.

"Kalau pesawat mau dicarter penumpang, kami akan melayani, tapi perlu waktu bagi teknisi untuk mengubah struktur dalam pesawat, dari kargo ke penumpang," ujar Marcelino.

Sementara menyinggung jumlah penerbangan per hari dari pesawat baru milik Aviastar tersebut, Marcelino mengatakan pesawat baru itu bisa melakukan sampai 5 kali penerbangan dalam satu hari.

"Namun, semua itu juga ditentukan oleh kondisi cuaca," lanjutnya.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009