RSUD Marsidi Judono bantah kabar satu pasien COVID-19 kabur

RSUD Marsidi Judono bantah kabar satu pasien COVID-19 kabur

Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung, dr. Hendra Sp.An. (babel.antaranews.com/kasmono)

Belitung,Babel (ANTARA) - RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membantah kabar mengenai kaburnya satu pasien COVID-19 di daerah itu dari ruang isolasi penanganan COVID-19 di rumah sakitnya

"Hoaks, semua pasien positif COVID-19 dan bahkan pasien yang dalam proses menunggu hasil pemeriksaan PCR pun diisolasi semua di RSUD," kata Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung, dr. Hendra Sp.An di Tanjung Pandan, Selasa.

Hal ini disampaikan menanggapi kabar yang beredar di masyarakat tentang kaburnya salah satu pasien positif COVID-19 ketika sedang berada di ruang isolasi Rumah Sakit setempat.

Baca juga: RSUD: Tiga ODP di Belitung kembali dinyatakan negatif COVID-19

Baca juga: Gedung isolasi COVID-19 di RSUD Belitung ditutup terpal

Menurut dia, dalam penanganan pasien COVID-19 tidak membeda-bedakan bahkan mengistimewakan, baik berkaitan dengan status sosial ataupun hal lainnya.

Ia memastikan setiap pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut diperlakukan sama sesuai dengan protokol dan standar penanganan pasien COVID-19.

"Bahkan perawat dan petugas medis yang pernah di uji cepat dengan hasil reaktif semua kami isolasi," ujarnya.

Hendra menambahkan, perawat bahkan tenaga medis tersebut akan diperbolehkan untuk bekerja kembali jika hasil uji swab PCR negatif.

"Jika terbukti uji PCR swab negatif baru bisa bekerja kembali," katanya.*

Pewarta: Kasmono
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar