Trump putuskan hubungan dengan WHO

Trump putuskan hubungan dengan WHO

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melihat karyawan di jalur perakitan membuat masker pelindung untuk penyakit virus korona (COVID-19) dalam sebuah kunjungan ke fasilitas manufaktur Honeywell di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, Selasa (5/5/2020). REUTERS/Tom Brenner/aww/cfo/aa.

Karena mereka telah gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat dibutuhkan ini, kita hari ini akan mengakhiri hubungan kita dengan Organisasi Kesehatan Dunia
Washington/PBB (ANTARA) - Amerika Serikat akan mengakhiri hubungannya dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas penanganan organisasi itu terhadap pandemi virus corona, kata Presiden AS Donald Trump, Jumat (29/5).

Trump menuduh organisasi PBB itu menjadi boneka China.

Langkah untuk keluar dari organisasi yang bermarkas di Jenewa itu, yang dengannya AS secara resmi bergabung pada 1948, terjadi di tengah peningkatan ketegangan antara Washington dan Beijing terkait wabah virus corona.

Virus itu dilaporkan pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, akhir tahun lalu.

Baca juga: Trump salahkan China atas penyebaran virus corona

Baca juga: China ejek AS lewat animasi mirip lego "Once Upon a Virus"


Kerika berbicara di Taman Mawar, Gedung Putih, Trump mengatakan para pejabat China "mengabaikan kewajiban mereka untuk melapor" kepada WHO tentang virus itu, yang kini telah menewaskan ratusan ribu orang di seluruh dunia, dan menekan organisasi itu untuk "menyesatkan dunia."

"China memiliki kendali penuh atas Organisasi Kesehatan Dunia meskipun hanya membayar 40 juta dolar per tahun dibandingkan dengan apa yang telah dibayar Amerika Serikat yaitu sekitar 450 juta dolar per tahun," katanya.

Baca juga: Trump hentikan pendanaan kepada WHO
​​

Keputusan itu dinyatakan Trump setelah minggu lalu Presiden China Xi Jinping  berjanji akan memberikan dua miliar dolar AS (sekitar Rp29,3 triliun) kepada WHO selama dua tahun ke depan guna membantu memerangi virus corona. Jumlah itu hampir memenuhi seluruh anggaran program tahunan WHO untuk tahun lalu.

Trump bulan lalu menghentikan pendanaan untuk organisasi beranggotakan 194 negara itu. Kemudian dalam suratnya tanggal 18 Mei, ia memberi WHO waktu selama 30 hari untuk berkomitmen melakukan reformasi.

"Karena mereka telah gagal melakukan reformasi yang diminta dan sangat dibutuhkan itu, kita hari ini akan mengakhiri hubungan kita dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan mengalihkan dana itu ke seluruh dunia yang layak mendapatkan kebutuhan kesehatan masyarakat global yang mendesak," kata Trump pada Jumat.

Baca juga: Trump sebut upaya WHO tangani COVID-19 "sangat buruk"

Belum ada kejelasan soal kapan keputusannya itu akan mulai berlaku. Resolusi bersama Kongres 1948 tentang keanggotaan AS di WHO mengatakan negara itu "berhak keluar dari organisasi itu dengan pemberitahuan satu tahun sebelumnya."

WHO belum menanggapi permintaan komentar atas pengumuman Trump. Sebelumnya, organisasi dunia itu membantah pernyataan Trump bahwa mereka mempromosikan "disinformasi" China tentang virus itu.

"Penting untuk diingat bahwa WHO adalah platform untuk kerja sama antarnegara," kata Donna McKay, direktur eksekutif Physicians for Human Rights. "Menjauh dari institusi sangat penting itu di tengah pandemi bersejarah ini akan merugikan rakyat, baik di Amerika Serikat maupun di seluruh dunia."


Sumber: Reuters

Baca juga: Presiden El Salvador konsumsi "obat COVID-19" yang dipromosikan Trump

Baca juga: Obat malaria kembali gagal tunjukkan manfaat obati virus corona
​​​​​​​


 

Presiden Jokowi: Kembali produktif dan aman COVID-19


​​​​​​

Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar