Liga 1 Indonesia

Rakasurya Handika ternyata pemain multi peran

Rakasurya Handika ternyata pemain multi peran

Kiper muda Bali United Rakasurya Handika. ANTARA/HO/Instagram@rakasurya_13

Pada pertandingan delapan besar saat menghadapi Banten saya dipercaya masuk sebagai penyerang dadakan pada menit 70
Jakarta (ANTARA) - Kiper muda Bali United Rakasurya Handika selain piawai dalam menjaga gawang timnya ternyata bisa bertugas multi peran alias cukup mumpuni di posisi lain dan telah dibuktikan di kejuaraan yang cukup bergengsi yaitu POPNAS 2017.

Pemain berusia 19 tahun ini, seperti dilansir laman tim yang dipantau di Jakarta, Senin, ternyata mampu tampil apik saat menjadi seorang penyerang untuk membela kontingen Jawa Tengah pada kejuaraan khusus pelajar itu.

Raka menceritakan saat itu tim sepak bola kontingen Jawa Tengah mendaftarkan 18 pemain saja, namun hanya 14 pemain bisa gabung di POPNAS 2017 karena empat pemain lainnya mengikuti Asian School Games di Iran dan baru bisa gabung saat pertandingan semifinal.

Baca juga: Teco nilai kiper muda Handika Rakasurya berpotensi jadi bintang

Pada laga delapan besar melawan Banten, penyerang tim Jawa Tengah ini mengalami cedera serius dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Karena keterbatasan jumlah pemain, Raka yang notabene seorang kiper dipaksa menjadi penyerang.

"Pada pertandingan delapan besar saat menghadapi Banten saya dipercaya masuk sebagai penyerang dadakan pada menit 70. Puji Tuhan pada waktu itu saya berhasil mencetak gol tunggal untuk Jawa Tengah dan menghantarkan tim saya ke semifinal," kata Raka.

Baca juga: Bali United lanjutkan program donasi masker

Bagi pemain Timnas U-19 itu, sukses menjadi seorang penyerang pengganti cukup membanggakan karena momen tersebut bakal susah untuk diulang. Apalagi dirinya saat ini memperkuat tim juara bertahan kompetisi Liga 1.

Selain itu bisa bermain di dua posisi, Raka yang pertama kali nonton sepak bola secara langsung di Stadion Manahan Solo saat berusia 7 tahun itu juga pernah menjadi pemain basket, dan pernah merasakan sensasi jeweran dari pelatih kiper Bali United saat ini, Andy Petterson.

Sebagai pemain muda, Raka jelas membutuhkan jam terbang tinggi untuk bersaing menjadi kiper utama Bali United. Apalagi saat ini ada dua kiper sarat pengalaman yaitu Wawan Hendrawan dan Nadeo Argawinata yang juga mengawal tim yang berjuluk Serdadu Tridadu itu.

Baca juga: Bali United terima keputusan apapun soal subsidi

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas Anti Mafia Bola Tahap III Papua mulai bertugas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar