BPS: Penumpang pesawat anjlok 81,70 persen pada April

BPS: Penumpang pesawat anjlok 81,70 persen pada April

Dokumentasi - Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh dan mendata penumpang yang baru saja tiba di terminal kedatangan Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (14/4/2020). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/hp.

Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua bandara utama...
Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada April 2020 sebanyak 838,1 ribu orang atau turun 81,70 persen dibanding Maret 2020.

"Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua bandara utama yang diamati yaitu Bandara Soekarno Hatta-Banten 84,23 persen, Ngurah Rai-Denpasar 82,60 persen, Hasanuddin-Makassar 78,78 persen, Kualanamu-Medan 78,70 persen, dan Juanda-Surabaya 76,07 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto lewat konferensi video di Jakarta, Selasa.

Suhariyanto memaparkan jumlah penumpang domestik terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta-Banten yaitu mencapai 191,0 ribu orang atau 22,79 persen dari total penumpang domestik, diikuti Bandara Juanda-Surabaya 97,8 ribu orang atau 11,67 persen.

Baca juga: BPS: Tarif angkutan udara picu inflasi pada Mei 2020

Sementara itu jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari–April 2020 sebanyak 17,5 juta orang atau turun 27,67 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 24,2 juta orang.

Jumlah penumpang terbesar tercatat di Bandara Soekarno Hatta-Banten mencapai 4,6 juta orang atau 26,03 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya 1,5 juta orang atau 8,81 persen.

Sedangkan jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional mengalami penurunan lebih tajam pada April 2020 sebanyak 26,0 ribu orang atau turun 95,35 persen dibanding Maret 2020.

Baca juga: BPS: Kunjungan wisatawan mancanegara anjlok 87,44 persen

Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua bandara utama yang diamati yaitu Bandara Hasanuddin-Makassar sebesar 100,00 persen, Bandara Kualanamu-Medan 97,63 persen, Bandara Ngurah Rai-Denpasar 97,52 persen, Bandara Juanda-Surabaya 95,52 persen, dan Soekarno Hatta-Banten 90,68 persen.

Jumlah penumpang internasional terbesar melalui Bandara Soekarno Hatta-Banten yaitu sebanyak 17,5 ribu orang atau 67,31 persen dari total penumpang ke luar negeri, diikuti Bandara Ngurah Rai-Denpasar 6,8 ribu orang atau 26,15 persen.

Dengan demikian, selama Januari–April 2020 jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri, baik menggunakan penerbangan nasional maupun asing sebanyak 3,4 juta orang atau turun 42,78 persen dibandingkan jumlah penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah penumpang ke luar negeri terbesar melalui Bandara Ngurah Rai-Denpasar mencapai 1,3 juta orang atau 39,52 persen dari jumlah seluruh penumpang ke luar negeri, diikuti Bandara Soekarno Hatta-Banten 1,3 juta orang atau 37,56 persen.

Baca juga: BPS: Inflasi Mei 2020 turun tajam, hanya 0,07 persen



 

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Garuda Indonesia kehilangan 4 musim puncak penerbangan di tahun 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar