Jakarta (ANTARA News) - Departemen Perhubungan telah mengeluarkan ijin 188 penerbangan tambahan (extra flight) kepada empat maskapai selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Menteri Perhubungan, Jusman Syafii Djamal, di Jakarta Selasa mengatakan, penerbangan tambahan diberikan kepada empat maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Merpati, Mandala Airlines, dan Triagana Air.

Menurut Jusman Syafii Djamal, penerbangan tambahan diprioritaskan untuk jalur-jalur sibuk seperti Jakarta-Medan dan Jakarta-Surabaya sebagai antisipasi naiknya jumlah penumpang selama Lebaran.

Usai menghadiri rapat paripurna DPR di gedung DPR Senayan Jakarta, Menhub mengatakan, izin penerbangan tambahan diberikan kepada empat maskapai yang mengajukan permohonan dan mempertimbangkan banyaknya pemesanan tiket dari calon pemudik.

Dengan tambahan 188 penerbangan tersebut, ia memperkirakan sebagian besar pemudik menggunakan transportasi udara bisa terangkut.

"Pada Lebaran tahun ini pemudik menggunakan transportasi udara diperkirakan sebanyak 1,3 juta jiwa atau naik sekitar 15 persen," katanya.

Ditanya soal tarif, Jusman menjelaskan, maskapai penerbangan diizinkan memberlakukan tarif batas atas atau naik sekitar 15 persen.

Menurut dia, kenaikan 15 persen tersebut adalah tarif tertinggi yang diizinkan pemerintah.

"Jika melampaui batas tarif tertinggi maka akan diberikan sanksi, karena melanggar aturan," katanya.

Sanksi yang diberikan, katanya, berupa petingatan lisan atau peringatan tertulis.

Hingga saat ini, tiket penerbangan di jalur-jalur sibuk seperti Jakarta-Medan, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Makassar sudah habis terjual hingga H+3 lebaran.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009