Beijing,(ANTARA News) - Beberapa ilmuwan dan pembuat film telah menemukan spesies baru tikus raksasa jauh di pedalaman hutan Papua Nugini bersama dengan hewan lain yang selama ini tak pernah disaksikan.

Tikus berbulu tebal itu, hewan pengerat pemangsa sayuran dengan ukuran yang sangat besar, panjang 82 centimeter dan berat 1,5 kilogram. Ukurannya membuat hewan tersebut termasuk spesies tikus yang paling besar yang diketahui di mana pun di dunia, sebagaimana dikutip dari Xinhuanet-OANA.

Hewan tersebut ditemukan oleh satu tim ekspedisi yang membuat film bagi program BBC "Lost Land of the Volcano".

Namun tikus besar tersebut hanyalah satu dari puluhan hewan baru yang ditemukan di bawah gunung berapi Bosavi. Tim itu juga menemukan sejumlah laba-laba asing dan sebanyak 20 spesies serangga.

"Yang menjadi pusat perhatian meliputi bunglon, satu katak bertaring dan satu jenis ikan yang disebut `Henamo Grunter`. Ikan tersebut diberi nama seperti itu karena makhluk tersebut mengeluarkan suara mendengkur dari kantung udara saat berenang," kata Steve Greenwood, produser serial bagi "Lost Land of the Volcano". Katak bertaring tersebut adalah satu-satunya dari sebanyak 16 katak baru yang ditemukan.

Daerah tempat hewan itu ditemukan sangat tak sulit didatangi dan tim tersebut menghabiskan waktu beberapa pekan untuk mendaki puncak setinggi 2.800 meter dengan bantuan pencari jejak lokal.(*)

Pewarta:
Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2009