Jambi (ANTARA News) - Gempa besar di Kerinci Kamis lalu (01/10) menyisakan kerusakan yang parah di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Merangin, Provinsi Jambi.

Desa Renah Kemumu yang tidak seberapa besar dan berada jauh di tengah kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) itu hancur total. Sebanyak 96 unit rumah, atau hampir 100 persen rumah penduduk rusak berat. Bahkan kondisinya tidak mungkin dihuni lagi.

Karena kuatnya guncangan gempa yang menghantam Desa ini, rumah warga yang mayoritas rumah panggung yang terbuat dari kayu, tersungkur.

Sementara beberapa rumah lainnya hampir roboh total. "Kondisinya memang sangat parah. Beberapa rumah roboh total," ujar Kabag Humas Setda Merangin, Elvis ketika dihubungi dari Jambi.

Sementara itu, data yang berhasil dihimpun dari jajaran Polres Merangin, 10 orang penduduk mengalami luka berat akibat tertimpa bangunan, dan 40 orang mengalami luka ringan.

Sekitar 575 orang penduduk harus hidup di tenda pengungsian.

Bantuan untuk korban bencana gempa juga berdatangan dari berbagai instansi di merangin, kendati dalam perjalanan mereka sulit menembus karena susahnya medan. Ditambah lagi hujan yang belakangan terus mengguyur Merangin dan sekitarnya.

Polres merangin menurunkan 85 personil ke lokasi yang dipimpin secara langsung oleh Kapolres sendiri. Sementara kodim 0420 sarko menurunkan 30 anggotanya.

Hingga kini, penduduk di Kecamatan Jangkat masih belum berani tinggal di sisa-sisa puing rumahnya, lantaran trauma akan datangnya lagi gempa susulan. Mereka lebih memilih tinggal di tenda pengungsian bersama para tim medis dan relawan dari berbagai daerah.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa di Kecamatan Jangkat akibat gempa Kerinci ini. Para warga yang mengalami luka berat mendapat perawatan langsung dari tim medis yang sudah siaga di lokasi.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009